Ketua KPPU dikukuhkan Sebagai Profesor,Perkenalkan “Konstanta Asa” Dorong Pembangunan Nasional

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; SEMARANG<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha &lpar;KPPU&rpar; M&period; Fanshurullah Asa dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan &lpar;Honorary Professor&rpar; Bidang Ilmu Teknik Sipil dengan Spesialisasi Manajemen Konstruksi oleh Universitas Islam Sultan Agung &lpar;UNISSULA&rpar; pada Sidang Terbuka Senat Akademik UNISSULA hari di Semarang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui orasi ilmiahnya&comma; Ifan &lpar;sapaan Ketua KPPU&rpar; memperkenalkan sebuah konsep yang disebut &&num;8220&semi;Konstanta Asa&&num;8221&semi;&comma; yaitu temuan yang menunjukkan bahwa perbaikan sistem manajemen konsisten dapat meningkatkan produktivitas ekonomi tanpa harus menambah modal maupun tenaga kerja baru&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Temuan yang berangkat dari penelitian mengenai penerapan sistem manajemen mutu dengan menunjukkan tata kelola baik mampu menghasilkan efisiensi biaya&comma; serta meningkatkan produktivitas&comma; juga memberikan multiplier effect terhadap fungsi produksi nasional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Perbaikan sistem manajemen yang dilakukan secara konsisten mampu meningkatkan output ekonomi&period; Artinya&comma; produktivitas tidak hanya ditentukan oleh tambahan modal dan tenaga kerja&comma; tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan manajemen&comma;&&num;8221&semi; ungkap Ketua KPPU dalam orasinya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; pembangunan ekonomi modern tidak lagi cukup bertumpu pada investasi dan sumber daya manusia semata&period; Kemajuan teknologi&comma; kualitas tata kelola&comma; serta iklim persaingan usaha sehat merupakan faktor yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam orasi ilmiahnya&comma; ia menjelaskan bahwa pembangunan nasional perlu ditopang oleh tiga pilar utama yang saling menguatkan&comma; efisiensi produksi melalui ekonomi dan teknologi&comma; kualitas tata kelola melalui sistem manajemen yang baik&comma; serta struktur pasar yang kompetitif melalui kebijakan dan penegakan hukum persaingan usaha&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ketiga pilar&comma; menurutnya&comma; harus berjalan secara harmonis&period; Tanpa efisiensi&comma; pembangunan menjadi mahal&period; Tanpa tata kelola yang baik&comma; pembangunan menjadi tidak terarah&period; Dan tanpa persaingan usaha yang sehat&comma; pembangunan kehilangan keadilan sekaligus daya dorong produktivitasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Konstanta Asa memperlihatkan bahwa peningkatan produktivitas tidak selalu harus dicapai melalui tambahan investasi besar&comma; tetapi juga melalui penguatan tata kelola&comma; inovasi&comma; dan persaingan usaha yang sehat&period;Ifan menilai sektor konstruksi&comma; energi&comma; dan infrastruktur merupakan contoh nyata bagaimana tata kelola dan persaingan usaha yang sehat dapat menentukan kualitas pembangunan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Praktik persekongkolan tender&comma; hambatan masuk pasar&comma; maupun struktur pasar yang terkonsentrasi berpotensi meningkatkan biaya pembangunan dan mengurangi manfaat yang diterima masyarakat&period; Karena itu&comma; KPPU terus mendorong penguatan penegakan hukum persaingan usaha dan pengembangan Program Kepatuhan Persaingan Usaha sebagai bagian dari upaya menciptakan pasar yang lebih kompetitif&comma; efisien&comma; dan berkeadilan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Terdapat delapan pilar strategis yang ditawarkan Ifan sebagai solusi untuk meningkatkan tata kelola dan daya saing sektor konstruksi serta energi&period; Solusi tersebut mencakup percepatan pembaruan regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui LKPP&comma; pembentukan Dewan Insinyur Indonesia yang kuat serta berdaulat&comma; penguatan program kepatuhan KPPU&comma; penerapan standar ISO 21500 sebagai persyaratan wajib dalam proses lelang&comma; integrasi manajemen proyek dengan aspek Quality&comma; Health&comma; Safety&comma; and Environment&comma; reformasi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi &lpar;LPJK&rpar; melalui penguatan kelembagaan dan revisi regulasi&comma; optimalisasi pengawasan investasi transmisi dan distribusi gas bumi melalui implementasi Peraturan BPH Migas Nomor 15 Tahun 2019&comma; serta percepatan pembangunan jaringan gas rumah tangga &lpar;jargas&rpar; hingga empat juta sambungan terintegrasi dengan Program Tiga Juta Rumah&comma; Senin &lpar;15&sol;6&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Keseluruhan pilar tersebut diarahkan menciptakan pembangunan yang lebih efisien&comma; transparan&comma; dan kompetitif&comma; sekaligus memperkuat produktivitas nasional melalui tata kelola yang baik&comma; standar manajemen modern&comma; juga persaingan usaha sehat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sebagai informasi&comma; sidang pengukuhan dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto&comma; Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto&comma; Kepala BPKN Muhammad Mufti Mubarok&comma; jajaran Senat Akademik UNISSULA&comma; para Guru Besar&comma; sivitas akademika&comma; unsur pemerintah&comma; pelaku usaha&comma; serta pimpinan dan jajaran pejabat KPPU&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;ketua-kppu-dikukuhkan-sebagai-profesorperkenalkan-konstanta-asa-dorong-pembangunan-nasional&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version