15 Program Aksi kemenimipas 2026 Hasil Refleksi Akhir tahun

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Binjai-Blinkiss&period;id <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Lembaga Pemasyarakatan &lpar;Lapas&rpar; Kelas IIA Binjai ikuti kegiatan Refleksi Akhir Tahun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan &lpar;Kemenimipas&rpar; yang menetapkan 15 program aksi yang akan menjadi fokus untuk tahun 2026&comma; sebagai kelanjutan dari 13 program akselerasi yang telah dilaksanakan pada tahun 2025&period; Senin &lpar;29&sol;12&sol;2025&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menteri Imipas Agus Andrianto menjelaskan 15 program aksi tersebut merupakan gabungan dari program-program tahun 2025 serta merujuk pada visi dan program Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">15 program aksi dimaksud&comma; yaitu penguatan layanan keimigrasian berbasis digital&semi; penguatan pemeriksaan keimigrasian di tempat pemeriksaan imigrasi &lpar;TPI&rpar;&semi; serta penyederhanaan regulasi visa bisnis&comma; Golden Visa&comma; dan izin tinggal investor yang mendukung peningkatan investasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kemudian&comma; penyuluhan hukum keimigrasian oleh petugas imigrasi pembina desa &lpar;pimpasa&rpar; untuk mencegah TPPO dan TPPM&semi; dan pemenuhan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi lainnya serta penambahan autogate di TPI bandara&comma; TPI pelabuhan laut&comma; dan pos lintas batas negara &lpar;PLBN&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Berikutnya&comma; memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di lembaga pemasyarakatan &lpar;lapas&rpar; dan rumah tahanan &lpar;rutan&rpar;&semi; mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding dengan solusi yang komprehensif&semi; serta kemandirian pangan melalui program pertanian&comma; perikanan&comma; dan peternakan di lapas dan rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur&period;<br &sol;>Selanjutnya&comma; pembangunan dapur sehat di Lapas dan&sol;atau Rutan dengan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan yang tersertifikasi untuk mendukung program makan bergizi gratis&semi; dan pemasaran produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan melalui koperasi dan UMKM&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ada pula program pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan&semi; efisiensi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan &lpar;EBT&rpar; dengan penggunaan solar cell dan biogas untuk daerah 3T dan perbatasan&semi; lalu&comma; layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Terakhir&comma; fasilitasi rumah ASN Kementerian Imipas&semi; dan peningkatan kompetensi SDM melalui penyelenggaraan massive open online courses &lpar;MOOC&rpar; dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Saya mohon kepada kita sekalian untuk berniat baik&comma; menyatukan niat&comma; menyatukan tujuan&comma; menyatukan arah untuk tercapainya atau kontribusi kita bersama agar bisa menyukseskan program aksi Kemenimipas tahun 2026&comma;” pesan Agus&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Adapun hasil evaluasi kinerja KemenImipas sebelumnya disampaikan oleh Sekjen KemenImipas Asep Kurnia&period; Evaluasi meliputi sektor keimigrasian dan permasyarakatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari sektor permasyarakatan&comma; sejumlah bahan evaluasi kinerja yakni 22 UPT yang berada di Aceh&comma; Sumatera Utara dan Sumatera Barat terkena dampak bencana&semi; tingkat hunian Lapas dan Rutan yang melebihi kapasitas ideal&semi; keterbatasan jumlah Bapas dalam menghadapi penerapan KUHP dan KUHAP BARU&semi; serta masih kurangnya SDM Pembimbing Kemasyarakatan &lpar;PK&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">kemenimipas<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">guardandguide<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">ditjenpas<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">pemasyarakatan<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">lapasbinjai<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">PemasyarakatanPastiBerdampak<&sol;h1>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<h1 class&equals;"wp-block-heading">Humasbergerakbersama<&sol;h1>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;15-program-aksi-kemenimipas-2026-hasil-refleksi-akhir-tahun&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version