DPRD Medan Rekomendasikan Oknum Kepling Harjosari II Dipecat Terkait Dugaan Pemotongan BLT Kesra

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">MEDAN&comma;BLINKISS– Komisi 1 DPRD Kota Medan merekomendasikan pemecatan oknum Kepala Lingkungan &lpar;Kepling I&rpar; di Kelurahan Harjosari II&comma; Kecamatan Medan Amplas&comma; terkait dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai &lpar;BLT&rpar; Kesra milik warga&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Rekomendasi tersebut disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Medan&comma; Reza Pahlevi&comma; dalam Rapat Dengar Pendapat &lpar;RDP&rpar; yang digelar Selasa&comma; 7 April 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>Rapat tersebut dihadiri&comma; Inspektorat&comma; Bagian Tata Pemerintahan &lpar;Tapem&rpar;&comma; Camat Medan Amplas&comma; Lurah Harjosari II&comma; serta warga yang mengadu&period;<br>Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan menjadi perhatian Wali Kota Medan&comma; Rico Waas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Salah satu warga yang mengadu&comma; Saidah Lubis&comma; mengaku hanya menerima bantuan sebesar Rp500 ribu secara tunai di kantor lurah&period; Padahal&comma; menurut informasi yang diterimanya&comma; nilai bantuan seharusnya mencapai Rp900 ribu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami disuruh datang ke kantor lurah untuk mengambil uang&period; Dikasih Rp500 ribu cash&comma; bukan transfer&comma;” ujarnya&period;<br>Hal serupa juga disampaikan warga lainnya&comma; Minta Ito Harahap&comma; yang turut hadir dalam RDP tersebut&period; <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Perbedaan nominal bantuan yang diterima warga memicu kecurigaan terkait transparansi penyaluran&period;<br>Dalam RDP&comma; terungkap adanya ketidaksesuaian data penerima bantuan&period; Dari 30 undangan resmi yang diterbitkan&comma; ditemukan tambahan 17 nama warga yang disebut berhak menerima bantuan namun tidak mendapatkan undangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>Kepala Lingkungan I Kelurahan Harjosari II&comma; Namirah Nasution&comma; mengaku data penerima mengacu pada informasi dari kantor pos&period; Namun ia juga mengakui adanya kendala dalam proses verifikasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Nama-nama penerima bukan sepenuhnya hasil verifikasi kami&period; Ada yang tidak kami ajukan tapi muncul sebagai penerima&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>Komisi 1 DPRD Medan menyoroti adanya dugaan pemotongan dana bantuan&period; Dari nilai seharusnya Rp900 ribu&comma; sebagian warga hanya menerima Rp500 ribu&period;<br>Anggota Komisi 1 DPRD Medan&comma; Robi Barus&comma; menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan pelanggaran serius dan berpotensi masuk ranah pidana&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini sudah mengarah ke pidana&period; Tidak cukup hanya SP1 atau SP2&comma; harus diproses hukum&comma;” tegasnya&period;<br>Ia juga menyebutkan bahwa praktik serupa diduga tidak hanya terjadi sekali&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>Sementara itu&comma; Camat Medan Amplas menyatakan telah mengambil langkah awal dengan memberikan Surat Peringatan &lpar;SP1&rpar; kepada oknum kepling yang diduga terlibat&period;<br>Selain itu&comma; ia mendorong warga untuk membuat laporan resmi ke pihak kepolisian agar kasus tersebut dapat diproses secara hukum&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya sarankan warga membuat laporan resmi ke polisi agar bisa ditindaklanjuti secara hukum&comma;” ujarnya&period;<br>Camat juga mengaku telah turun langsung ke lapangan untuk menemui warga guna memastikan fakta yang terjadi&period;&ast;&ast;Erianto Ega<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;dprd-medan-rekomendasikan-oknum-kepling-harjosari-ii-dipecat-terkait-dugaan-pemotongan-blt-kesra&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version