Kemenkeu Sumut : APBN Hingga Oktober 2024 Tetap Terjaga dengan Baik

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; Medan<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan &lpar;Kemenkeu&rpar; Provinsi Sumatera Utara &lpar;Sumut&rpar; sekaligus Kepala Kanwil DJP Sumut I&comma; Arridel Mindra didampingi Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumut&comma; Indra Soeparjanto&comma; Kepala Kanwil DJP Sumut II&comma; Anton Budhi Setiawan&comma; Kepala Kanwil DJBC Sumut Sugeng Apriyanto&comma; dan Kepala Kanwil DJKN Sumut Dodok Dwi Handoko&comma; mengumumkan kinerja APBN Regional Sumut untuk periode sampai akhir Oktober 2024&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari sisi pendapatan&comma; hingga Oktober 2024&comma; telah direalisasikan pendapatan negara sebesar Rp31&comma;84 triliun setara 70&comma;61&percnt; dari pagu sebesar Rp45&comma;09 triliun&period; Dari total penerimaan perpajakan mencatat realisasi Rp29&comma;31 triliun atau 68&comma;15&percnt; dari target&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pajak Dalam Negeri memberikan kontribusi utama dengan Rp27&comma;98 triliun atau 69&comma;54&percnt; dari target&comma; yang mencakup Pajak Penghasilan sebesar Rp14&comma;25 triliun &lpar;68&comma;17&percnt;&rpar;&comma; Pajak Pertambahan Nilai Rp12&comma;17 triliun &lpar;81&comma;31&percnt;&rpar;&comma; Pajak Bumi dan Bangunan Rp764&comma;07 miliar &lpar;101&comma;22&percnt;&rpar;&comma; dan Cukai Rp597&comma;90 miliar &lpar;53&comma;34&percnt;&rpar;&period; Pajak untuk Perdagangan Internasional menyumbang Rp1&comma;33 triliun&comma; dengan realisasi Bea Masuk sebesar Rp1&comma;01 triliun &lpar;63&comma;33&percnt;&rpar; dan Bea Keluar Rp325&comma;47 miliar &lpar;27&comma;38&percnt;&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Arridel menyampaikan bahwa hingga Oktober 2024 realisasi pendapatan negara menunjukkan capaian yang signifikan meskipun menghadapi beberapa tantangan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Penerimaan perpajakan merupakan sumber dominan penerimaan negara&comma; khususnya dari Pajak Dalam Negeri&period; Dengan realisasi Rp27&comma;98 triliun&comma; penerimaan pajak ditopang komponen Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tingginya capaian Pajak Bumi dan Bangunan&comma; yang melampaui target dengan persentase 101&comma;22&percnt;&comma; merupakan bukti nyata dari pengelolaan yang semakin baik di bidang tersebut&period; Meskipun demikian&comma; kinerja Bea Keluar menghadapi tantangan dengan realisasi lebih rendah&comma; tetapi tetap memberikan kontribusi pada penerimaan negara secara keseluruhan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penerimaan Negara Bukan Pajak &lpar;PNBP&rpar; menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan realisasi Rp2&comma;53 triliun atau 121&comma;56&percnt; dari target&period; Pendapatan Badan Layanan Umum &lpar;BLU&rpar; menyumbang Rp1&comma;26 triliun atau 93&comma;81&percnt;&comma; sedangkan PNBP lainnya mencatat Rp1&comma;27 triliun atau 172&comma;52&percnt;&period; Dengan capaian Rp2&comma;53 triliun atau 121&comma;56&percnt; dari target&comma; PNBP telah menunjukkan pengelolaan yang efisien dan inovatif&period; Pendapatan dari Badan Layanan Umum &lpar;BLU&rpar;&comma; mencapai Rp1&comma;26 triliun mencerminkan efektivitas operasional sektor publik mendukung pembiayaan negara&comma; Kamis &lpar;21&sol;11&sol;2024&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Capaian ini diperkuat oleh kinerja PNBP lainnya&comma; yang menunjukkan kemampuan optimalisasi sumber daya yang dikelola negara&period; Hal ini menjadi sinyal positif bahwa pemerintah mampu mengelola aset negara untuk mendukung stabilitas anggaran secara berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di sisi pengeluaran&comma; Belanja Negara hingga Oktober 2024 mencapai Rp56&comma;61 triliun atau 78&comma;62&percnt; dari pagu sebesar Rp72&comma;01 triliun&period; Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp18&comma;81 triliun atau 68&comma;36&percnt;&comma; terdiri dari Belanja Pegawai Rp8&comma;31 triliun &lpar;84&comma;79&percnt;&rpar;&comma; Belanja Barang Rp7&comma;76 triliun &lpar;62&comma;53&percnt;&rpar;&comma; Belanja Modal Rp2&comma;67 triliun &lpar;51&comma;16&percnt;&rpar;&comma; dan Bantuan Sosial Rp59&comma;15 miliar &lpar;88&comma;79&percnt;&rpar;&period; Di sisi pengeluaran&comma; realisasi Belanja Pegawai yang mencapai Rp8&comma;31 triliun atau 84&comma;79&percnt; dari pagu mencerminkan komitmen pemerintah mendukung kesejahteraan aparatur negara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sementara itu&comma; Belanja Modal sebesar Rp2&comma;67 triliun menunjukkan upaya berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur&period; Bantuan Sosial yang hampir mendekati 100&percnt; dari target mencerminkan keberpihakan yang kuat terhadap kelompok masyarakat rentan&comma; dengan distribusi yang semakin baik dan efektif&period; Capaian ini menunjukkan bahwa anggaran telah dikelola dengan baik untuk menjawab kebutuhan mendesak di berbagai sektor prioritas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Transfer ke Daerah terealisasi sebesar Rp37&comma;80 triliun atau 84&comma;96&percnt; dari target Rp44&comma;49 triliun&period; Dana Alokasi Umum &lpar;DAU&rpar; mencatat kontribusi terbesar dengan Rp22&comma;86 triliun &lpar;87&comma;68&percnt;&rpar;&comma; diikuti Dana Alokasi Khusus &lpar;DAK&rpar; Rp9&comma;1 triliun &lpar;81&comma;02&percnt;&rpar;&comma; yang terdiri dari DAK Fisik Rp2&comma;37 triliun &lpar;68&comma;87&percnt;&rpar; dan DAK Non-Fisik Rp6&comma;73 triliun &lpar;86&comma;39&percnt;&rpar;&period; Dana Desa menunjukkan realisasi sebesar Rp4&comma;38 triliun atau 92&comma;70&percnt;&comma; sedangkan Dana Insentif Fiskal mencapai Rp252&comma;60 miliar atau 59&comma;87&percnt;&period; Dana Bagi Hasil &lpar;DBH&rpar; mencatat Rp1&comma;21 triliun atau 59&comma;26&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Realisasi Transfer ke Daerah sebesar Rp37&comma;80 triliun atau 84&comma;96&percnt; dari pagu menjadi salah satu penopang utama dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dana Desa yang mencapai Rp4&comma;38 triliun atau 92&comma;70&percnt; menegaskan fokus pemerintah untuk memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program pembangunan&period; Dana Alokasi Umum &lpar;DAU&rpar; dan Dana Alokasi Khusus &lpar;DAK&rpar; juga menunjukkan realisasi yang signifikan&comma; mendukung program-program strategis di tingkat daerah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dengan kombinasi kebijakan fiskal yang efektif dan distribusi yang merata&comma; pemerintah mendorong pertumbuhan yang inklusif di seluruh pelosok negeri&period;<br &sol;>Program Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; dan Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar; mencatatkan pencapaian yang positif&period; Hingga Oktober 2024&comma; penyaluran KUR mencapai 95&comma;39&percnt; dari plafon&comma; dengan sektor pertanian&comma; perburuan&comma; dan kehutanan sebagai penerima terbesar mencapai 44&comma;59&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penyaluran UMi tumbuh 48&comma;39&percnt; year-on-year&comma; dengan realisasi Rp646&comma;16 miliar&comma; didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran&period; Lima daerah dengan penyaluran UMi terbesar adalah Kabupaten Deli Serdang&comma; Kota Medan&comma; Kabupaten Langkat&comma; Kota Binjai&comma; dan Kabupaten Toba Samosir&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Secara keseluruhan&comma; kinerja APBN tahun 2024 hingga Oktober mencerminkan berbagai dinamika&period; Meskipun menghadapi tantangan besar pada sisi penerimaan negara&comma; terutama dari sektor perpajakan&comma; PNBP memberikan kontribusi positif yang membantu menopang sebagian besar belanja negara&period; Di sisi belanja&comma; peningkatan realisasi belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembangunan nasional&period; &lpar;JB Rumapea&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;kemenkeu-sumut-apbn-hingga-oktober-2024-tetap-terjaga-dengan-baik&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version