OJK: Baru 22% Penyandang Disabilitas di RI Tersentuh Perbankan

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; Jakarta<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar; terus mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia&comma; termasuk para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan administrasi untuk mendapatkan akses pendanaan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan&comma; Edukasi&comma; dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar;&comma; Friderica Widyasari Dewi mencatat&comma; baru 22&percnt; penyandang disabilitas yang memiliki rekening di lembaga keuangan&period; Adapun data Badan Pusat Statistik &lpar;BPS&rpar; mencatat ada sebanyak 28 juta penduduk disabilitas atau 10&percnt; dari keseluruhan jumlah penduduk&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Artinya masih ada 78&percnt; saudara-saudara kita dari sekitar 28 juta itu yang harus dibantu untuk bisa mengakses keuangan&comma;&&num;8221&semi; ucapnya&comma; Sabtu &lpar;10&sol;8&sol;2024&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurut dia&comma; banyak kaum difabel yang belum mampu mengakses sektor keuangan&period; Padahal&comma; mereka sangat membutuhkan akses jasa keuangan mulai dari perbankan hingga fasilitas asuransi&period; &&num;8220&semi;Jangankan untuk mendapat akses kredit misalnya&comma; sedangkan untuk mendapat produk keuangan yang dasar saja itu sudah sulit untuk mereka&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di sisi lain&comma; wanita yang akrab disapa Kiki ini mengungkapkan&comma; tantangan dari industri jasa keuangan dalam melayani penyandang disabilitas terkait dengan proses administrasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Misalnya tanda tangan&comma; misalnya orang mohon maaf yang gak bisa lihat harus tanda tangan&comma; bagaimana&nbsp&semi;<br &sol;>orang dia gak pernah liat tanda tangannya&comma;&nbsp&semi;bagaimana harus sama dan sebagainya&period; Jadi memang ini satu harus yang kita pikirkan bersama&comma;&&num;8221&semi; terangnya menambahkan<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Oleh sabab itu OJK menerbitkan POJK 22 tahun 2023&period; &&num;8220&semi;Satu program kita yang baru kita canangkan ini adalah Tuntas&comma; satu rekening&comma; satu disabilitas&comma;&&num;8221&semi; paparnya&period; &lpar;JB Rumapea&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;ojk-baru-22-penyandang-disabilitas-di-ri-tersentuh-perbankan&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version