Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">BLINKISS&comma; Jakarta &&num;8211&semi; Menteri Agraria dan Tata Ruang&sol;Kepala Badan Pertanahan Nasional &lpar;ATR&sol;BPN&rpar;&comma; Nusron Wahid&comma; menyerahkan 1&period;029 sertipikat tanah wakaf dan 3 Sertipikat Hak Milik &lpar;SHM&rpar; untuk badan hukum keagamaan&comma; dalam acara International Conference on Pesantren &lpar;ICOP&rpar; 2026 dan Penyerahan Sertipikat Wakaf&comma; yang diselenggarakan di Universitas Darunnajah&comma; Jakarta&comma; Sabtu &lpar;06&sol;06&sol;2026&rpar;&period; Momen ini juga digunakan Menteri Nusron untuk mengajak para penerima berkontribusi memperluas gerakan sertipikasi tanah wakaf di berbagai daerah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Bapak&sol;Ibu yang tanahnya sudah disertipikatkan&comma; kami mohon menjadi contoh dan pionir untuk mengajak nazir masjid&comma; musala&comma; dan pondok pesantren lainnya yang belum tersertipikatkan agar bekerja sama dengan Kementerian Agama dan ATR&sol;BPN&period; Ayo kita sertipikatkan bersama-sama&comma;” ujar Menteri Nusron&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dari total 1&period;032 sertipikat yang diserahkan dalam kesempatan ini&comma; sebanyak 251 sertipikat adalah aset dari Banten&comma; 687 dari Jawa Barat&comma; dan 94 dari DKI Jakarta&period; Kementerian ATR&sol;BPN juga menggandeng berbagai organisasi masyarakat dan pondok pesantren untuk mempercepat proses sertipikasi wakaf&comma; dengan target seluruh sertipikat tanah wakaf rampung sebelum 2029 sebagai warisan pengamanan aset umat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Target kami&comma; tahun 2028 kalau bisa sudah sapu bersih 100&percnt; selesai tanah wakaf ini&comma;” kata Menteri Nusron&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepada seluruh peserta dan penerima sertipikat di ICOP 2026&comma; Menteri Nusron juga menjelaskan bahwa tanah wakaf merupakan salah satu dari lima jenis tanah dalam sistem pertanahan nasional&period; Kelima jenis tanah tersebut&comma; yaitu tanah negara&comma; tanah hak&comma; tanah ulayat atau tanah adat&comma; tanah aset&comma; serta tanah wakaf yang telah diakui dalam Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Secara nasional&comma; dari sekitar 126&comma;7 juta bidang tanah yang terdaftar di Indonesia&comma; sebanyak 97 juta bidang telah bersertipikat&period; Sementara itu&comma; khusus tanah wakaf tercatat ada sebanyak 522&period;026 bidang&comma; namun baru 306&period;189 bidang yang telah bersertipikat&period; Jika dibandingkan&comma; tingkat sertipikasi tanah wakaf saat ini baru mencapai sekitar 58&comma;65&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Meski demikian&comma; langkah menjamin keamanan tanah-tanah wakaf ini terus berproses&period; Sejak 2016&comma; jumlah bidang tanah wakaf bersertipikat meningkat signifikan&comma; dari 100&period;144 bidang menjadi tambahan sekitar 206&period;045 bidang atau naik lebih dari 200&percnt;&period; Di momen ini&comma; Menteri Nusron mengapresiasi peningkatan kesadaran masyarakat untuk menyertipikatkan tanah wakaf&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Saya berterima kasih kepada para wakif dan nazir&period; Kesadaran untuk menyertipikatkan tanah wakaf semakin meningkat&period; Ini menunjukkan kesadaran untuk mengamankan aset umat juga meningkat&comma;” tutur Menteri Nusron&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam rangkaian acara ini&comma; Menteri ATR&sol;Kepala BPN turut didampingi oleh Wakil Menteri ATR&sol;Wakil Kepala BPN&comma; Ossy Dermawan&semi; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang &lpar;PPTR&rpar;&comma; Lampri&semi; Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang&comma; PPAT&comma; dan Mitra Kerja&comma; Ana Anida&semi; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta&comma; Banten&comma; dan Jawa Barat beserta jajaran&period;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;serahkan-lebih-dari-1-000-sertipikat-tanah-wakaf-dalam-icop-2026-menteri-nusron-minta-penerima-jadi-pionir-percepatan&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version