Serahkan Persub RTRW kepada Gubernur Sulawesi Utara, Menteri Nusron Minta RTRW Provinsi Jadi Acuan Penyusunan RTRW Kabupaten/Kota

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Jakarta&comma; BLINKISS &&num;8211&semi; Menteri Agraria dan Tata Ruang&sol;Kepala Badan Pertanahan Nasional &lpar;ATR&sol;BPN&rpar;&comma; Nusron Wahid menyerahkan Surat Persetujuan Substansi &lpar;Persub&rpar; Rencana Tata Ruang Wilayah &lpar;RTRW&rpar; Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025-2044 kepada Gubernur Sulawesi Utara&comma; Yulius Selvanus pada Kamis &lpar;19&sol;02&sol;2025&rpar;&comma; di Kantor Kementerian ATR&sol;BPN&comma; Jakarta&period; Dalam kesempatan tersebut&comma; Menteri Nusron menegaskan bahwa RTRW Provinsi harus menjadi acuan utama bagi penyusunan RTRW Kabupaten&sol;Kota&comma; untuk mencegah tumpang tindih dan penyimpangan pemanfaatan lahan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Saya minta Pak Gubernur mengontrol bupati dan wali kota&period; Pertama&comma; yang belum menyusun RTRW segera susun&period; Kedua&comma; penyusunannya harus selaras&comma; hanya berbeda skala peta&period; Ketiga&comma; masukkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan &lpar;LP2B&rpar; minimal 87&percnt;&period; Alhamdulillah&comma; di Sulut sudah 91&comma;14&percnt;&comma; tinggal diturunkan ke kabupaten&sol;kota&period; Jangan sampai turun&comma;” ujar Menteri Nusron&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penyertaan LP2B ke dalam RTRW juga sejalan dengan arahan presiden terkait perlindungan lahan sawah yang harus dipertahankan secara permanen dan tidak boleh dialihfungsikan&period; Ketentuannya&comma; paling sedikit sudah memetakan 87&percnt; untuk LP2B&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di Sulawesi Utara sendiri&comma; dari total 15 kabupaten&sol;kota&comma; baru ada tiga daerah yang telah memiliki RTRW&period; Dengan begitu&comma; masih terdapat 12 kabupaten&sol;kota yang perlu segera menyusun dan menyesuaikan dokumen tata ruangnya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Semoga pertemuan ini bukan yang terakhir karena kita masih harus menindaklanjuti RTRW Kabupaten&sol;Kota&period; Bicara RTRW berarti kita bicara masa depan&comma;” tutur Menteri Nusron&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menteri Nusron menjelaskan&comma; perbedaan antara RTRW Provinsi dan RTRW Kabupaten&sol;Kota hanyalah dalam skala petanya&period; Pada tingkat provinsi&comma; peta yang digunakan berskala 1&colon;250&period;000&period; Sementara itu&comma; peta RTRW Kabupaten menggunakan skala 1&colon;50&period;000&comma; dan RTRW Kota 1&colon;25&period;000&period; Skala yang lebih mendetail dituangkan dalam bentuk Rencana Detail Tata Ruang &lpar;RDTR&rpar; untuk peta tingkat kecamatan dengan skala 1&colon;5&period;000&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Usai Persub Sulawesi Utara Tahun 2025-2044 diserahkan oleh Menteri Nusron&comma; Gubernur Sulawesi Utara&comma; Yulius Selvanus&comma; menyampaikan rasa syukur atas terbitnya dokumen yang telah dipersiapkan sejak 2019&period; Persub tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti menjadi Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Harapan pemerintah&comma; DPR&comma; dan masyarakat Sulawesi Utara benar-benar bertumpu pada RTRW ini&period; Dengan RTRW yang sudah resmi dan tidak berubah-ubah&comma; investor akan semakin yakin untuk masuk&period; Hari ini kita resmi memiliki RTRW baru&comma; dan ini menjadi dasar pembangunan Sulawesi Utara ke depan&comma;” ucap Yulius Selvanus&period; &lpar;Agung&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;serahkan-persub-rtrw-kepada-gubernur-sulawesi-utara-menteri-nusron-minta-rtrw-provinsi-jadi-acuan-penyusunan-rtrw-kabupaten-kota&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version