<p class="wp-block-paragraph">Blinkiss.id, Jakarta</p>



<p class="wp-block-paragraph">UMKM Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di arena FEKDI x KKI diserbu pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan diselenggarakan di Convention Center (JCC) Jakarta 1-4 Agustus 2024. Dimana kehadiran pengujung lebih memilih produk bernilai sejarah tinggi, misalkan tikar menday dari pandan laris manis di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tikar pandan produksi Menday asal Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei) Sumut laris manis di pagelaran FEKDI x KKI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini produk Menday merupakan best seller yang rebutan pengunjung. Menday tikar corak yang tersedia sudah terjual semua,” ungkap Tim EO In Focus di booth Home Decor JCC, Dennis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sambung Dennis, bahwa semua produk ditampilkan di booth Home Decor ini merupakan UMKM binaan BI yang lolos kurasi, termasuk Menday.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada gelaran PEKDI x KKI ini, Menday menyediakan 6 lembar tikar corak, selain itu juga ada varian lainnya, tikar pandan polos, ujarnya, Senin (5/8/2024), Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai produk Menday ini laku terjual, pihaknya langsung mengarahkan pengunjung yang tertari produk Menday kepada barcode berisikan knowledge produk, yang terhubung ke sosial media juga kontak pengrajin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, harga tikar warna ukuran 200×150 cm menjadi item terfavorit dibandrol seharga harga 300 ribu, tikar polos ukuran lebih kecil dibandrol Rp100 ribu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terpisah pemilik usaha Menday, Eva Harlia mengaku bersyukur dengan respon pengunjung terhadap tikar warna buatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyebutkan dalam penyelenggarakan KKI pihak panitia menentukan jumlah produk yang ditampilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk menday masing – masing 6 lembar tiap produk yang sudah dikurasi,&#8221; ujarnya seraya menambahkan daerah Jakarta merupakan daerah yang banyak meminati tikar pandan ini di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena tikar anyaman pandan ini secara history mengingatkan kita pengalaman masa kecil duduk lesehan bersama dengan keluarga di tikar pandan,” papar Eva Harlia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu lanjutnya, tikar ini ringan dan tidak menyerap debu dibandingkan dengan karpet. Jadi, untuk pemakaian sehari hari lebih simpel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pameran memberikan berdampak besar untuk promosi dan penjualan produk karena dapat menjangkau daerah tertentu yang kita tidak ada toko atau tempat titip jual produk,” ujarnya. (JB Rumapea)</p>
<div id="wpdevar_comment_2" style="width:100%;text-align:left;"> 
		<span style="padding: 10px;font-size:20px;font-family:Arial,Helvetica Neue,Helvetica,sans-serif;color:#000000;">Facebook Comments Box</span> 
		<div class="fb-comments" data-href="https://blinkiss.id/umkm-sumut-di-acara-fekdi-x-kki-jakarta-diserbu-pengunjung/" data-order-by="social" data-numposts="70" data-width="100%" style="display:block;"></div></div><style>#wpdevar_comment_2 span,#wpdevar_comment_2 iframe{width:100% !important;} #wpdevar_comment_2 iframe{max-height: 100% !important;}</style>
UMKM Sumut di Acara FEKDI X KKI Jakarta diserbu Pengunjung
