Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Palangkaraya&comma; BLINKISS &&num;8211&semi; Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang&sol;Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional &lpar;Wamen ATR&sol;Waka BPN&rpar;&comma; Ossy Dermawan&comma; dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI di Kalimantan Tengah &lpar;Kalteng&rpar;&comma; Kamis &lpar;23&sol;04&sol;2026&rpar;&comma; mengimbau pemerintah provinsi &lpar;Pemprov&rpar; untuk lebih aktif menyelesaikan masalah pertanahan&period; Langkah itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan Gugus Tugas Reforma Agraria &lpar;GTRA&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kewenangan Bapak&sol;Ibu Kepala Daerah di provinsi ini sangat besar&comma; dan dapat membantu mengelola pertanahan di tempat Bapak&sol;Ibu sekalian melalui forum Gugus Tugas Reforma Agraria &lpar;GTRA&rpar;&period; Jika ada konflik pertanahan&comma; aktifkan GTRA agar kita bisa mencari solusi&comma;” ujar Wamen Ossy di Aula Jaya Tingang&comma; Kantor Gubernur Kalteng&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pimpinan daerah dalam hal ini gubernur merupakan Ketua GTRA Provinsi&comma; sedangkan bupati&sol;wali kota adalah Ketua GTRA Kota&sol;Kabupaten&period; Kedua pihak tersebut punya kewenangan besar dalam menentukan subjek penerima dalam Tanah Objek Reforma Agraria &lpar;TORA&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam konteks kebijakan&comma; GTRA Provinsi dan Kabupaten&sol;Kota dapat bekerja sama dengan Kantor Wilayah &lpar;Kanwil&rpar; BPN maupun Kantor Pertanahan Untuk mengidentifikasi potensi TORA di wilayahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Seperti masyarakat-masyarakat yang sudah kadung tinggal di kawasan hutan&period; Ketika dinyatakan kawasan itu &lpar;tempat tinggal masyarakat&rpar; sebagai kawasan hutan&comma; tentu kita harus pikirkan bagaimana kesejahteraan mereka&quest; Ini menjadi tugas kita di daerah&comma; agar segera mereka dikeluarkan dari kawasan hutan&comma; ditentukan sebagai Areal Penggunaan Lain &lpar;APL&rpar;&comma; lalu mereka bisa mendapatkan sertipikat&comma;” ujar Wamen Ossy&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di hadapan Gubernur Kalteng&comma; Ketua Komisi II DPR RI&comma; M&period; Rifqinizamy Karsayuda&comma; menjelaskan bahwa 75&comma;96&percnt; wilayah di Kalteng merupakan kawasan hutan&period; Di kawasan itu pula banyak masyarakat yang sejak lama sudah mendiami sejumlah titik bidang tanah&period; Untuk itu&comma; perlu ada inventarisasi yang jelas terkait kawasan hutan dan kawasan non hutan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Ini jika fungsi GTRA di Kalteng dilakukan dengan optimal&comma; kita harus bisa petakan sedemikian rupa dan se-detail mungkin seberapa persen kawasan hutan tersebut&comma; dan pada titik-titik yang lain kita inventarisasi dan rekomendasi kawasan mana yang memerlukan program Reforma Agraria&comma;” ungkap Ketua Komisi II DPR RI&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pada kegiatan ini&comma; selain Gubernur Kalteng&comma; Agustiar Sabran&comma; turut hadir Wakil Gubernur Kalteng&comma; Edy Pratowo&semi; Wakil Ketua Komisi II&comma; Dede Yusuf&semi; serta FORKOPIMDA Provinsi Kalteng dan Kota&sol;Kabupaten se-Kalteng&period; Turut serta mendampingi Wamen Ossy&comma; Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah&comma; Andi Tenri Abeng&semi; Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalteng&comma; Fitriyani Hasibuan beserta para Kepala Kantah se-Provinsi Kalteng&period;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;wamen-atr-waka-bpn-minta-pemprov-kalteng-aktif-selesaikan-masalah-pertanahan-lewat-gtra&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version