Bahas Persampahan, Antonius Devolis Tumanggor Tutup Sosialisasi dengan Lagu

  • Bagikan
oplus_2

BLINKISS, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Persampahan kepada masyarakat di Kecamatan Medan Barat, Minggu (20/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Antonius mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mulai memilah sampah dari rumah.

Menurut Antonius, persoalan sampah di Kota Medan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Saat ini, volume sampah di Kota Medan mencapai sekitar 2.000 ton per hari, sementara kemampuan pengangkutan sampah masih belum mampu mengimbangi jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya.

“Persoalan sampah bukan hanya berasal dari rumah tangga, tetapi juga dari pelaku usaha seperti hotel, rumah makan, pasar, dan tempat usaha lainnya. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, sampah dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Karena itu, masyarakat diharapkan mulai membiasakan memilah sampah agar lebih mudah dikelola.

Antonius juga menyampaikan bahwa saat ini Kota Medan telah memiliki 23 bank sampah. Ke depan, Kecamatan Medan Barat juga direncanakan memiliki bank sampah untuk membantu pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Sebagai bentuk kepeduliannya, Antonius mengaku telah menyumbangkan sekitar 500 tong sampah kepada masyarakat. Selain itu, DPRD Kota Medan juga sedang membahas rencana penyediaan satu becak pengangkut sampah di setiap kecamatan agar pengangkutan sampah bisa lebih maksimal.

Menurutnya, tujuan Perda Persampahan adalah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan serta tercipta sistem pengelolaan dan pendistribusian sampah yang lebih baik di Kota Medan.

Ia berharap masyarakat ikut mendukung pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan, karena persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja.

Menjelang berakhirnya acara, Antonius membuat suasana semakin meriah dengan membawakan sebuah lagu. Warga yang hadir langsung ikut bernyanyi dan memberikan tepuk tangan. Suasana sosialisasi pun berubah menjadi penuh keakraban, bahkan sesekali terasa seperti suasana konser, sebelum akhirnya kegiatan ditutup dengan foto bersama. (Agung)

Facebook Comments Box
  • Bagikan