PADANG SIDEMPUAN, BLINKISS — Keluarga besar Parsadaan Toga Manullang (Partogam) berduka. Ketua Partogam Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Jamester Manullang atau yang akrab disapa Bapa Enjel, meninggal dunia, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Gang Martabe, Kota Padang Sidempuan.
Kabar duka tersebut disampaikan keluarga besar Partogam melalui grup WhatsApp. Kepergian Jamester Manullang mendapat perhatian dan ucapan belasungkawa dari pengurus Partogam Sumatera Utara.
Ketua Partogam Sumatera Utara, Dr. Ir. Sanco Simanullang, bersama seluruh pengurus menyampaikan duka cita atas berpulangnya Jamester Manullang.
Sanco menyebut kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Partogam, khususnya masyarakat Manullang, anak boru dan bere di wilayah Tabagsel.
Menurutnya, semasa hidup, Jamester dikenal sebagai sosok yang berperan dalam menjaga kebersamaan dan persaudaraan keluarga besar Partogam di wilayah tersebut.
“Almarhum Bapa Enjel adalah tokoh pemersatu marga-marga Manullang, anak boru dan bere di Tabagsel. Beliau telah memberikan banyak kontribusi dalam membangun kebersamaan, persaudaraan dan kekompakan keluarga besar Partogam,” ujar Sanco.
Ia mengatakan, Jamester juga dikenal mampu merangkul keluarga besar Partogam tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.
“Di sana tidak ada sekat antaragama. Walaupun kita berbeda keyakinan, tetapi tetap kompak, saling menghormati dan memiliki semangat persaudaraan. Itulah nilai yang terus kita jaga dalam Partogam,” katanya.
Partogam Tabagsel merupakan wadah persaudaraan keluarga besar Toga Manullang yang berada di kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Padang Lawas.
Partogam Tabagsel disepakati dan dibentuk pada Mei 2023. Kepanitiaan deklarasi organisasi tersebut juga telah terbentuk pada awal Mei 2023.
Sanco berharap semangat kebersamaan yang selama ini dibangun Jamester dapat terus dilanjutkan oleh keluarga besar Partogam.
“Kiranya seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Kita semua merasa kehilangan, tetapi keteladanan dan semangat persaudaraan yang beliau wariskan harus terus kita lanjutkan,” ungkapnya.
Atas nama Partogam Sumatera Utara, Sanco kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Selamat jalan Amang Bapa Enjel Manullang. Teladan persaudaraan dan semangat mempersatukan keluarga besar Partogam akan selalu dikenang,” tutup Sanco. (Red)












