Oplus_16908288
2 Juli 2026

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

Ekspor Sumut Didominasi Tiongkok, AS dan India

Blinkiss.id, MEDAN

Selama masa periode Januari–Mei 2026 tiga negara yakni Tiongkok, Amerika Serikat (AS) dan India salah satu pangsa ekspor terbesar Sumatera Utara (Sumut) yang masing-masing sebesar 907,36 juta dolar AS 744,91 juta dolar AS dan 367,87 juta dolar AS dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,21 persen.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara Asim Saputra, Kamis (2/7/2026) seraya mengatakan kelompok negara utama tujuan ekspor Periode Januari–Mei 2026, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan terbesar dengan nilai 2.045,44 juta dolar AS (38,69 persen).

“Sekitar 38,69 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN,” sebut Asim.

Untuk wilayah kawasan Asia di luar ASEAN, Jepang dan Bangladesh juga sebagai pangsa ekspor yang potensial dengan nilai masing-masing sebesar 272,40 juta dolar AS dan 158,81 juta dolar AS.

Jika dibangkan pada periode Januari–Mei 2026 dengan pada bulan periode sama tahun 2025, negara tujuan utama yang mengalami penurunan terbesar yaitu Malaysia sebesar 19,64 juta dolar AS

Ditambahkan Asim, nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada Januari–Mei 2026 mencapai 5.287,18 juta dolar AS atau naik 10,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Nilai ekspor pada Mei 2026 mengalami peningkatan dibandingkan Mei 2025, yaitu dari 1.013,86 juta dolar AS menjadi 1.045,84 juta dolar AS atau mengalami peningkatan sebesar 3,15 persen.

Golongan barang yang mengalami peningkatan terbesar pada Januari-Mei 2026 terhadap Januari-Mei 2025 adalah golongan berbagai produk kimia naik sebesar
161,79 juta dolar AS (21,74 persen ) diikuti oleh golongan lemak & minyak hewan/nabati yaitu naik sebesar 132,15 juta dolar AS (7,02 persen).

Golongan barang yang mengalami penurunan terbesar pada Januari-Mei 2026 di antara 10 golongan barang utama adalah golongan kopi, teh, rempah-rempah dengan penurunan sebesar 18,95 juta dolar AS (-7,51 persen) diikuti oleh golongan tembakau turun sebesar 17,97 juta dolar AS (-15,10 persen).

Untuk sektor Pertanian pada Januari–Mei 2026 mengalami penurunan sebesar 30,29 juta (-8,15 persen) dibandingkan Januari–Mei 2025, sektor Industri mengalami peningkatan sebesar 520,80 juta dolar AS (11,77 persen).

Kontribusi nilai ekspor sektor industri terhadap total nilai ekspor Januari–Mei, sebesar 93,54 persen dan sektor pertanian sebesar 6,45 persen.

Di antara sepuluh golongan barang utama, golongan barang yang mengalami peningkatan terbesar pada Januari-Mei 2026 terhadap Januari-Mei 2025 adalah golongan berbagai produk kimia naik sebesar 161,79 juta dolar AS (21,74 persen) diikuti oleh golongan lemak & minyak hewan/nabati yaitu naik sebesar 132,15 juta dolar AS (7,02 persen).

Golongan barang yang mengalami penurunan terbesar pada Januari-Mei 2026 di antara 10 golongan barang utama adalah golongan kopi, teh, rempah-rempah dengan penurunan sebesar 18,95 juta dolar AS (-7,51 persen) diikuti oleh golongan tembakau turun sebesar 17,97 juta dolar AS (-15,10 persen).

Selama periode Januari–Mei 2026, nilai ekspor dari 10 golongan barang utama (HS 2 digit)mampu memberikan kontribusi sebesar 89,86 persen terhadap total ekspor Sumatera Utara.

Sementara itu nilai ekspor di luar 10 golongan barang memberikan kontribusi sebesar 10,14 persen. Nilai ekspor 10 golongan barang utama pada periode Januari–Mei 2026 mengalami peningkatan 12,84 persen terhadap Januari–Mei 2025. (JBR/66)

Facebook Comments Box
Translate »