Kasus Tanah Ulayat di Sumut, Ketua Ikatan Melayu Serdang Serumpun Serukan Presiden Turun Tangan

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Medan&comma; BLINKISS – Ketua Ikatan Keluarga Anak Melayu Serdang Serumpun&comma; Ir&period; Abdullah Umar&comma; menyampaikan pernyataan resmi terkait persoalan tanah ulayat di Sumatera Utara&period; Dalam konferensi pers yang digelar di Jalan Taruk Kabu&comma; Gang Bhineka Tunggal Ika&comma; Medan&comma; ia menekankan pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan yang dinilai telah menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat&comma; khususnya anak Melayu Serdang dan suku serumpun&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurut Abdullah&comma; keresahan muncul karena lahan yang selama ini ditempati dan digarap warga masuk ke dalam area yang diklaim sebagai lahan berstatus Hak Guna Usaha &lpar;HGU&rpar;&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Lebih dari 20 tahun masyarakat menunggu kepastian&comma; tetapi tanah itu belum dikembalikan kepada warga&period; Harapan kami&comma; pemerintah hadir untuk memberi solusi yang adil&comma;” ujarnya&comma; Senin &lpar;23&sol;9&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menambahkan&comma; kejelasan mengenai keaslian sertifikat tanah sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman dan potensi konflik berkepanjangan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Sebenarnya sudah ada aturan yang jelas tentang tata cara pendaftaran tanah&period; Jika acuan itu dipakai&comma; maka bisa diketahui mana yang otentik dan mana yang tidak&comma;” kata Abdullah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam penyampaiannya&comma; Abdullah juga menyebut bahwa masyarakat kerap melihat adanya plank penanda HGU yang menjadi dasar penggusuran lahan&comma; sementara di sisi lain area tersebut kemudian dikelola oleh pihak lain&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai keabsahan dokumen yang digunakan&period; Karena itu&comma; kami berharap PTPN dan BPN sebagai instansi terkait dapat memberi penjelasan yang terang dan menempatkan masyarakat pada posisi yang adil&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Lebih jauh&comma; Abdullah menilai bahwa PTPN dan BPN sebagai instansi vertikal di daerah seharusnya mampu menghadirkan kepastian hukum yang berpihak kepada rakyat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kedua lembaga ini memiliki posisi penting karena langsung berada di bawah koordinasi kementerian&period; Kami percaya&comma; dengan peran yang dijalankan secara profesional&comma; polemik tanah yang telah berlarut-larut bisa segera diselesaikan&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam konferensi pers itu&comma; ia menyampaikan tiga poin utama harapan masyarakat&colon;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<ol class&equals;"wp-block-list">&NewLine;<li>Presiden bersama Menteri BUMN dan Kementerian Agraria diminta mengambil langkah serius untuk mengakhiri polemik yang berlarut-larut serta memastikan tanah rakyat dan anak Melayu di Sumut dapat dipulihkan sesuai aturan&period;<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Aparat kepolisian dan kejaksaan di Sumut diharapkan bersikap adil dan konsisten sesuai koridor hukum&period;<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Kebijakan terkait pengelolaan tanah agar lebih transparan&comma; akuntabel&comma; dan tidak merugikan masyarakat yang memiliki alas hak&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Negara harus hadir melindungi rakyatnya&period; Kami hanya meminta keadilan&comma; agar tanah yang menjadi sumber kehidupan kami jelas statusnya dan tidak menimbulkan konflik lagi&period; Masih bisakah Anak Melayu sebagai Pemegang Hak Ulayat berharap keadilan dan memperoleh hak ekonominya pada Negara Kesatuan RI …&quest;&quest;&quest;” tutup Abdullah Umar dalam konferensi pers tersebut&period; &lpar;Red&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;kasus-tanah-ulayat-di-sumut-ketua-ikatan-melayu-serdang-serumpun-serukan-presiden-turun-tangan&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version