Panen Perdana Telur Bebek, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Potensi Peternakan Warga Binaan

  • Bagikan

BLINKISS, LANGKAT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor peternakan. Salah satu wujudnya adalah pelaksanaan panen telur bebek di lahan Ketapang, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Fransisco Pandia, bersama jajaran staf yang bertugas di lahan Ketapang serta warga binaan yang terlibat dalam pemeliharaan ternak. Kehadiran Karutan menjadi bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan warga binaan melalui pengembangan usaha peternakan.

Panen kali ini menjadi momen yang membanggakan karena bebek-bebek yang dipelihara baru memasuki masa produktif dan mulai bertelur sekitar dua pekan terakhir. Dari hasil panen perdana tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 25 butir telur bebek segar.

Meski jumlahnya masih terbatas, hasil tersebut dinilai sebagai awal yang positif bagi keberlanjutan program peternakan di Rutan Tanjung Pura. Seiring bertambahnya usia produktif ternak, jumlah telur diperkirakan akan terus meningkat.

Dalam kegiatan tersebut, Fransisco Pandia turut memanen telur bersama para staf dan warga binaan. Proses pengambilan telur dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kualitas hasil panen.

Selain menghasilkan produk peternakan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang peternakan. Bekal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan dan kembali ke tengah masyarakat.

Rencananya, telur bebek hasil panen akan diolah menjadi telur asin sebagai produk UMKM binaan Rutan Tanjung Pura. Program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil peternakan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan pemasyarakatan.

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia berharap program peternakan bebek dapat terus berkembang dengan dukungan seluruh jajaran dan warga binaan. Dengan meningkatnya produksi telur secara bertahap, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta produktivitas warga binaan.

Facebook Comments Box
  • Bagikan