Pendapatan Negara Tumbuh Kuat, Bantu Proses Pemulihan Bencana, dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumut

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; MEDAN<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara &lpar;Provsu&rpar; menyampaikan perkembangan pelaksanaan APBN hingga 31 Mei 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan &lpar;Kemenkeu&rpar; Sumut&comma; Rudy Rahmaddi&comma; yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil DJBC Provsu&comma; bersama Indra Soeparjanto &lpar;Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan &lpar;DJPb&rpar;&comma; Nofiansyah &lpar;Kepala Kanwil DJKN Sumut&rpar;&comma; Belis Siswanto &lpar;Kepala Kanwil DJP Sumut I&rpar;&comma; serta Dionysius Lucas Hendrawan &lpar;Kepala Kanwil DJP Sumut II&rpar;&comma; masing-masing menyampaikan hasil kerja dan sinergi yang telah dibangun untuk mengawal pelaksanaan APBN secara transparan&comma; akuntabel&comma; dan berdampak nyata bagi masyarakat Sumut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja realisasi APBN di Provinsi Sumut pada bulan Mei 2026 optimal<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pendapatan dan Hibah terealisasi sebesar Rp14&comma;68 triliun &lpar;35&comma;24&percnt; dari target&rpar; atau tumbuh 38&comma;28&percnt; dan belanja negara terealisasi sebesar Rp30&comma;12 triliun &lpar;46&comma;01&percnt; dari pagu&rpar; atau tumbuh 34&comma;07&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">BELANJA NEGARA<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja realisasi belanja APBN di Provinsi Sumut pada bulan Mei 2026 optimal&period; Belanja negara terealisasi sebesar Rp30&comma;12 triliun &lpar;46&comma;01&percnt; dari pagu&rpar; atau tumbuh 34&comma;07&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period; Realisasi belanja pemerintah pusat di Sumatera Utara mencapai Rp7&comma;84 triliun &lpar;32&comma;11&percnt; dari pagu&rpar; atau tumbuh 29&comma;78&percnt; &lpar;yoy&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Belanja Pegawai mencatat realisasi sebesar Rp5&comma;18 triliun atau 44&comma;48&percnt; dari pagu&period; Anggaran ini digunakan untuk membiayai gaji dan tunjangan kinerja&comma; serta Tunjangan Hari Raya &lpar;THR&rpar; bagi aparatur sipil negara yang telah disalurkan pada bulan Maret 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selanjutnya&comma; Belanja Barang terealisasi RpRp1&comma;90 triliun atau 24&comma;63&percnt; dari pagu&period; Penggunaan dana ini terbesar pada Program Pelayanan Kesehatan Lanjutan&comma; Program Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat&comma; Program Pendidikan Tinggi&comma; Program Penegakan dan Pelayanan Hukum&comma; dan Program Nilai Tambah Daya Saing Industri&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Belanja Bantuan Sosial sampai dengan 31 Mei 2026 terealisasi Rp3&comma;20 miliar atau 23&comma;29&percnt; dari pagu&period; Anggaran ini digunakan untuk Program Perlindungan Sosial&period; Sementara itu&comma; Belanja Modal menunjukkan capaian dengan realisasi Rp747&comma;17 miliar atau 14&comma;93&percnt; dari pagu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja belanja modal menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dengan tumbuh 5 kali lebih besar dibandingkan penyaluran periode yang sama di tahun 2025 &lpar;sampai dengan bulan Mei 2025&rpar; yang hanya sebesar Rp147&comma;35 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Belanja modal ini digunakan untuk Program Prasarana Strategis&comma; Program Infrastruktur Konektivitas&comma; Program Wajib Belajar 13 Tahun&comma; Program Ketahanan Sumber Daya Air dan Program Pendidikan Tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hingga 31 Mei 2026&comma; bahwa penyaluran Transfer ke Daerah &lpar;TKD&rpar; di Provinsi Sumatera Utara mencapai Rp22&comma;28 triliun atau 54&comma;28&percnt; dari pagu&comma; tumbuh 35&comma;65&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dana Alokasi Umum &lpar;DAU&rpar; masih menjadi komponen terbesar dengan realisasi mencapai Rp15&comma;45 triliun atau 56&comma;15&percnt; dari pagu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dana Alokasi Khusus Non-Fisik&comma; yang digunakan antara lain untuk mendukung layanan pendidikan dan kesehatan seperti Dana Bantuan Operasional Sekolah &lpar;BOS&rpar; dan Dana Bantuan Operasional Kesehatan &lpar;BOK&rpar;&comma; terealisasi sebesar Rp3&comma;92 triliun &lpar;46&comma;62&percnt; dari pagu&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dana Bagi Hasil &lpar;DBH&rpar; telah disalurkan sebesar Rp2&comma;32 triliun &lpar;74&comma;21&percnt; dari pagu&rpar;&comma; sementara Dana Desa terealisasi sebesar Rp580&comma;42 miliar&comma; serta DAK Fisik yang terealisasi sebasar Rp14&comma;03 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja percepatan realisasi TKD yang pada bulan Mei 2026 telah mencapai 54&comma;28&percnt; dari pagu&comma; didorong oleh terbitnya Peraturan Menteri Keuangan nomor 102 tahun 2025 tentang Kebijakan Transfer Ke Daerah dan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah Tahun Anggaran &lpar;TA&rpar; 2025 dan TA 2026 Untuk Percepatan Penanganan Darurat&comma; Rehabilitasi&comma; juga Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh&comma; Provsu dan Provinsi Sumatera Barat&comma; yang memberikan relaksasi terhadap kebijakan penyaluran TKD&comma; antara lain dengan memberikan kemudahan dalam pemenuhan dokumen syarat penyaluran&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam rangka mendukung percepatan pemulihan pasca bencana alam di Sumatera Utara&comma; pada tahun 2026 pemerintah pusat memberikan tambahan anggaran baik yang disalurkan melalui belanja TKD maupun belanja Kementerian&sol;Lembaga&period; Untuk TKD&comma; sampai dengan bulan Mei 2026&comma; total tambahan dana yang diberikan sebesar Rp8&comma;05 triliun&comma; dengan rincian tambahan DAU sebesar Rp5&comma;16 trliliun &lpar;naik 23&comma;06&percnt; dibandingkan pagu awal tahun 2026&rpar; dan DBH sebesar Rp&comma;2&comma;89 triliun &lpar;naik 799&comma;05&percnt; dibandingkan pagu awal tahun 2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Khusus untuk tambahan TKD dalam rangka pemulihan bencana sampai dengan bulan Mei 2026 telah disalurkan sebesar Rp4&comma;82 triliun dengan rincian DAU sebesar Rp4&comma;27 triliun dan DBH sebesar Rp555&comma;83 miliar&period; Untuk kelompok belanja Kementerian&sol;Lembaga&comma; salah satu alokasi anggaran terbesar yang digunakan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur jalan pasca bencana mencapai Rp1&comma;34 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Disamping itu&comma; untuk program ketahanan pangan yang digunakan untuk rehabilitasi sawah terdampak bencana&comma; juga telah dialokasikan anggaran sebesar sebesar Rp295&comma;52 miliar &lpar;realisasi sampai dengan Mei 2026 sebesar Rp66&comma;19 miliar atau 22&comma;40&percnt; dari pagu&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam rangka membantu dan menjaga daya beli masyarakat kurang mampu di Sumut&comma; pemerintah pusat juga telah menyalurkan berbagai program perlindungan sosial dengan total bantuan mencapai Rp1&comma;76 triliun untuk 2&comma;64 juta penerima manfaat&comma; yang terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai &lpar;BPNT&rpar; sebesar Rp937&comma;15 miliar untuk 1&period;561&period;923 penerima manfaat&semi; Bantuan Program Keluarga Harapan &lpar;PKH&rpar; sebesar Rp783&comma;31 miliar untuk 1&period;004&period;915 keluarga penerima manfaat&semi; dan Bantuan Sosial Tunai sebesar Rp43&comma;89 miliar untuk 73&period;152 penerima manfaat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selanjutnya&comma; dalam rangka mendukung program pemberdayaan UMKM&comma; pemerintah juga hadir melalui pemberian subsidi bunga dalam Program Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; dan pembiayaan Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja penyaluran KUR dan Umi di Sumatera Utara sampai dengan bulan Mei 2026 menunjukkan tren positif dalam mendukung permodalan para pelaku UMKM&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Total penyaluran KUR tercatat sebesar Rp6&comma;75 triliun atau tumbuh 9&comma;23&percnt; dibandingkan periode yang sama tahun 2025&comma; yang diberikan kepada 104&period;696 debitur&period; Sektor pertanian&comma; perburuan&comma; dan kehutanan menjadi sektor penerima KUR terbesar dengan realisasi Rp3&comma;14 triliun kepada 51&period;437 debitur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran dengan nilai Rp2&comma;24 triliun kepada 33&period;550 debitur&period; Secara spasial&comma; tiga daerah dengan tingkat penyaluran KUR tertinggi adalah Kab&period; Deli Serdang dengan nilai penyaluran sebesar Rp848&comma;3 miliar&comma; Kota Medan Rp716&comma;58 miliar dan Kab&period; Langkat sebesar Rp515&comma;64 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sementara itu&comma; penyaluran pembiayaan Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar; di Provinsi Sumatera Utara sampai dengan bulan Mei 2026 mencapai Rp408&comma;25 miliar atau tumbuh 83&comma;90&percnt; dibandingkan periode yang sama tahun 2025&comma; yang diberikan kepada 59&period;968 debitur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sektor perdagangan besar dan eceran masih yang paling dominan&comma; dengan realisasi Rp395&comma;86 miliar atau sekitar 96&comma;96&percnt; dari total penyaluran&comma; dengan jumlah debitur mencapai 58&period;093 orang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Secara spasial&comma; tiga daerah dengan tingkat penyaluran UMi tertinggi adalah Kab&period; Langkat dengan nilai penyaluran sebesar 42&comma;57 miliar&comma; Kab&period; Deli Serdang Rp42&comma;42 miliar dan Kota Medan sebesar Rp40&comma;80 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hingga akhir Mei 2026&comma; penerimaan pajak di Sumatera Utara mencapai Rp11&comma;8 triliun atau tumbuh sebesar 57&comma;13&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period; Angka tersebut merupakan gabungan penerimaan dari Kanwil DJP Sumut I dan Kanwil DJP Sumut II&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sampai dengan akhir Mei 2026&comma; penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai di Provinsi Sumatera Utara tercatat sebesar Rp1&comma;63 triliun&comma; atau telah mencapai 53&comma;2&percnt; dari target APBN utk penerimaan kepabeanan &amp&semi; cukai Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 3&period;06 triliun&period; Capaian penerimaan kepabeanan &amp&semi; Cukai sd Mei ini tumbuh 12&comma;44&percnt; &lpar;YoY&rpar;&comma; utamanya disebabkan naiknya seluruh penerimaan kepabeanan dan cukai&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di sisi Bea Masuk&comma; realisasi penerimaan mencapai Rp364&period;53 miliar&comma; meningkat 35&comma;2&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period; Penerimaan Bea Keluar membukukan angka Rp1&period;077&comma;17 miliar&comma; meningkat 6&comma;5&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period; Untuk penerimaan cukai sampai dengan bulan Mei 2026 tercatat sebesar Rp 189&comma;17 miliar&comma; meningkat 11&comma;9&percnt; &lpar;yoy&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hingga 31 Mei 2026&comma; kinerja Pendapatan Negara Bukan Pajak &lpar;PNBP&rpar; di wilayah Sumatera Utara menunjukkan capaian yang terjaga baik&period; Realisasi PNBP tercatat sebesar Rp1&comma;17 triliun&comma; atau telah mencapai 45&comma;83&percnt; dari target APBN sebesar Rp2&comma;54 triliun&period; Untuk penerimaan per jenis PNBP&comma; masing-masing adalah realisasi PNBP Lainnya mencapai Rp532&comma;66 miliar&comma; atau setara 61&period;55&percnt; dari target&comma; dan realisasi pendapatan BLU mencapai Rp632&comma;73 miliar&comma; atau 37&comma;72&percnt; dari target&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hal ini menunjukkan perbaikan layanan dan tata kelola keuangan pada unit-unit BLU&comma; baik di bidang pendidikan&comma; kesehatan&comma; maupun layanan teknis lainnya&comma; Kamis &lpar;2&sol;7&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hingga 31 Mei 2026&comma; realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak &lpar;PNBP&rpar; dari sektor aset&comma; piutang&comma; dan lelang di wilayah Sumatera Utara tercatat sebesar Rp40&comma;22 miliar atau 51&comma;22&percnt; dari target sebesar Rp78&comma;5 miliar&period; Capaian ini menunjukkan kinerja yang cukup baik di tengah dinamika pemanfaatan aset negara dan aktivitas lelang yang terus berkembang&period; Secara lebih rinci&comma; kontribusi terbesar berasal dari PNBP dari pengelolaan asset BMN yang mencapai Rp27&comma;95 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Peningkatan ini terutama berasal dari kegiatan sewa&comma; penjualan barang rampasan&sol;tegahan&comma; serta pemanfaatan aset dalam bentuk sewa tanah atau bangunan&period; Pendapatan ini juga didukung oleh kontribusi dari sektor Badan Layanan Umum &lpar;BLU&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selanjutnya PNBP yang berasal dari pendapatan lelang sebesar Rp12&comma;18 miliar&period; Kinerja ini mengalami pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya&comma; didorong oleh pelaksanaan berbagai jenis lelang&comma; baik lelang eksekusi hak tanggungan&comma; lelang barang rampasan&comma; maupun lelang harta pailit&period; PNBP lelang berasal dari komponen Bea Lelang baik dari pihak penjual maupun pembeli&period; Sementara PNBP dari piutang negara mencatat realisasi sebesar Rp90 juta&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Optimalnya capaian PNBP dari pengelolaan Barang Milik Negara ini mencerminkan tingginya minat dan efektivitas pelaksanaan lelang oleh Kanwil DJKN Sumatera Utara dalam mengelola aset dan piutang negara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Secara umum Kinerja APBN Sumut s&period;d&period; Mei 2026 tetap terjaga&comma; pendapatan dan belanja negara tetap tumbuh untuk merealisasikan kebijakan Asta Cita dan menjaga stabilitas ekonomi regional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Peran APBN terus dioptimalkan dalam menjaga perekonomian dan mendukung program prioritas Pemerintah serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana di Sumatera Utara&&num;8221&semi;&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;pendapatan-negara-tumbuh-kuat-bantu-proses-pemulihan-bencana-dan-dorong-pertumbuhan-ekonomi-sumut&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version