Penganiayaan di Padang Lawas Dihentikan Jaksa Lewat Restorative Justice, Begini Penjelasannya

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Medan&comma; BLINKISS – Kejaksaan Negeri Padang Lawas melalui Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menghentikan proses hukum perkara penganiayaan setelah dinilai layak diselesaikan dengan mekanisme restorative justice &lpar;RJ&rpar;&period; Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan&comma; melainkan setelah melalui kajian dan ekspose yang mendapat persetujuan Kejaksaan Agung RI&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ekspose perkara dilakukan oleh Wakajati Sumut&comma; Sofiyan S&comma; SH&period;&comma; MH&comma; bersama jajaran bidang pidana umum&comma; dan diputuskan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum &lpar;Jampidum&rpar; Prof&period; Dr&period; Asep N&period; Mulyana melalui sambungan virtual&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pelaksana Harian Kasi Penkum Kejati Sumut&comma; M&period; Husairi&comma; SH&period;&comma; MH&comma; menjelaskan bahwa perkara ini melibatkan tersangka Ongku Harahap &lpar;44&rpar;&comma; seorang petani dari Desa Siala Gundi&comma; Kecamatan Huristak&comma; Padang Lawas&period; Peristiwa terjadi pada 18 Oktober 2024&comma; ketika Ongku diduga melakukan penganiayaan terhadap Sarmadan Siregar setelah kedapatan memanen sawit di tempatnya bekerja&period; Atas perbuatannya&comma; Ongku sempat diproses penyidik Polri dan dikenakan Pasal 351 ayat &lpar;1&rpar; KUHP&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Namun&comma; dalam perkembangan perkara&comma; pihak Kejari Padang Lawas menilai penyelesaian dengan RJ lebih tepat&period; Pasalnya&comma; antara tersangka dan korban telah sepakat berdamai tanpa syarat&period; Ongku juga mengakui kesalahannya&comma; meminta maaf di hadapan keluarga&comma; tokoh masyarakat&comma; dan perangkat desa&comma; serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya&period; Perdamaian ini pun diterima dengan ikhlas oleh korban&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Selain adanya kesepakatan damai&comma; masyarakat yang diwakili Kepala Desa Siala Gundi juga berharap perkara ini tidak dilanjutkan ke pengadilan&period; Atas pertimbangan tersebut&comma; Kejaksaan menyetujui penghentian perkara dengan restorative justice&comma;” ujar Husairi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menegaskan&comma; penerapan RJ merupakan bentuk keadilan yang lebih humanis&comma; yang tidak hanya menyelesaikan perkara hukum&comma; tetapi juga menjaga harmoni sosial serta menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat&period; &lpar;Agung&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;penganiayaan-di-padang-lawas-dihentikan-jaksa-lewat-restorative-justice-begini-penjelasannya&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version