LANGKAT-Blinkiss.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat menggelar puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M bertempat di Masjid Al-Ikhlas Lapas Narkotika Langkat pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini diikuti secara khidmat oleh jajaran petugas lapas, Ustad dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), peserta magang, siswa/i PKL, serta ratusan warga binaan.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah yang dilantunkan secara merdu oleh warga binaan. Suasana haru dan penuh keberkahan terasa saat ayat-ayat suci dikumandangkan di dalam masjid.
Memasuki agenda berikutnya, panitia mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para warga binaan yang berhasil menjuarai berbagai perlombaan keagamaan yang telah diselenggarakan sebelumnya. Penyerahan hadiah ini disambut antusias sebagai bentuk apresiasi atas semangat warga binaan dalam meningkatkan pemahaman kerohanian.
Dalam sambutan Kepala Lapas Narkotika Langkat, Robinson Perangin Angin melalui Kasubsi Bimkemaswat, Arifin Alexander, disampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat pembinaan kepribadian. Pembinaan kerohanian diharapkan mampu membawa dampak positif yang nyata dalam proses pemulihan dan pembaruan diri warga binaan selama menjalani masa pemasyarakatan.
Acara inti diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah dari UIN Sumatera Utara, Ustad Dr. H. Adi Sucipto, M.Ag. Mengangkat tema “Rasul-ku, Suri Teladan-ku : Nabi Muhammad SAW”, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan sifat, akhlak, dan perjuangan Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Lapas Narkotika Langkat ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, jajaran Lapas Narkotika Langkat terus berkomitmen menghadirkan pembinaan mental dan kerohanian yang berdampak bagi masa depan warga binaan.












