24 April 2026

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

PLN UID Sumut Tanam Pohon di Tapanuli Tengah melalui Program “Roots of Energy”

Blinkiss.id, TAPANULI TENGAH

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara melalui PLN UP3 Sibolga menggelar aksi penanaman pohon bertajuk Roots of Energy di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia.

Kegiatan sebagai wujud kepedulian PLN terhadap pemulihan lingkungan pascabanjir bandang sekaligus upaya untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penanaman tanaman produktif.

Program ini dilaksanakan bersama Yayasan Cahaya Sosial Indonesia, Aktivis Lingkungan Pantai Barat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta masyarakat di tiga desa prioritas, yaitu Desa Aek Raso, Kecamatan Sorkam Barat, Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, dan Desa Tapian Nauli Saur Manggita, Kecamatan Tukka, Kamis (23/4/2026)

Ketiga lokasi yang dipilih karena membutuhkan intervensi vegetatif untuk mempercepat pemulihan ekosistem dan memperkuat fungsi daerah aliran sungai.

Turut hadir Manager PLN UP3 Sibolga Bachtiar, Wakil Bupati Tapanuli Tengah H. Mahmud Efendi Lubis, Camat Sorkam Barat Khairun Nisa Marbun, S.STP, Ketua Yayasan Cahaya Sosial Indonesia Kurnia Cahyati, Aktivis Lingkungan Pantai Barat Damai Mendrofa, serta masyarakat setempat.

Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, mengatakan penanaman pohon adalah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN di wilayah terdampak bencana.

“Program penanaman pohon juga sabagai bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat maupun lingkungan, khususnya di wilayah terdampak banjir bandang. Kami ingin pohon-pohon yang ditanam dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Alam yang terjaga harus bisa menghidupi setiap orang yang menjaganya,” kata Bachtiar.

Jenis tanaman meliputi durian dan alpukat sebagai komoditas bernilai ekonomi, mangga serta nangka untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, juga markisa sebagai tanaman sela yang berpotensi memberi hasil lebih cepat.

Selain itu, pada area lereng prioritas juga direncanakan penanaman pohon keras seperti mahoni dan jabon membantu memperkuat struktur tanah.

Wakil Bupati Tapanuli Tengah, H. Mahmud Efendi Lubis, mengapresiasi sinergi PLN bersama para pemangku kepentingan mendukung pemulihan kawasan terdampak banjir bandang.

“Terima kasih kepada PLN dan Yayasan Cahaya Sosial Indonesia yang telah membersamai kami dalam memulihkan lokasi terdampak banjir bandang melalui program penanaman pohon ini. Kami berharap ikhtiar ini dapat membantu meminimalisir risiko banjir ke depan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi berkelanjutan bagi petani lokal,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk memperkuat tanggung jawab bersama menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Melalui program Roots of Energy, PLN UID Sumatera Utara ingin menegaskan bahwa energi masa depan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan ekosistem hari ini. Ketika hulu dijaga, daerah aliran sungai dipulihkan, dan masyarakat diberdayakan melalui tanaman produktif, maka kita sedang membangun fondasi ketahanan lingkungan, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi secara bersamaan,” tambahnya.

Ditambahkan Dia lagi, komitmen PLN menuju Net Zero Emissions 2060 tidak hanya diwujudkan melalui transformasi energi, tetapi juga lewat berbagai inisiatif sosial dan lingkungan yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, PLN berharap kegiatan ini menjadi titik awal gerakan pemulihan lingkungan lebih luas dan berkelanjutan di Tapteng. (JBR/66)

Facebook Comments Box
Translate »