Pertamina Patra Niaga Bersinergi Bersama Kejagung RI, Perkuat Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG
Blinkiss.id, MEDAN
PT Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat infrastruktur energi nasional melalui revitalisasi Terminal LPG di Fuel Terminal (FT) di Medan, Belawan, Sumatera Utara (Sumut). Proyek Strategis Pertamina ini mendapat dukungan pengamanan pembangunan strategis (PPS) dari Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI).
Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo mengatakan bahwa proyek revitalisasi terminal LPG ini dikerjakan oleh Pertamina Maintenance and Contruction (PertaMC). Suplai LPG ke Terminal LPG Belawan yang akan direncanakan dengan menggunakan kapal berkapasitas besar yang berasal dari Terminal LPG Arun di Lhokseumawe.
“Diharapkan keseluruhan proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan ini dapat selesai pada tahun 2027 mendatang,” papar Hari pada saat monitoring dan kunjungan lapangan proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan, Medan, Sumut.
Ikut hadir Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI, Abdullah Noer Deny, Direktur Utama PertaMC, Yardinal dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, Kamis (21/5/2026)
Kegiatan kunjungan lapangan ini dilakukan guna meninjau langsung perkembangan revitalisasi Terminal LPG Belawan yang sedang dalam proses pengerjaan.
Sunardi menjelaskan revitalisasi Terminal LPG Belawan ini terus memperkuat kelancaran distribusi LPG serta mendukung ketahanan energi di wilayah Sumut.
Selain itu, Terminal LPG Belawan ini nantinya akan mendukung penyaluran LPG ke masyarakat.
“Kami berkomitmen memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat melalui revitalisasi Terminal LPG Belawan. Kehadiran terminal ini diharapkan semakin meningkatkan keandalan pasokan LPG dan mendukung penyaluran LPG di Sumut,” katanya.
Melalui sinergi antara Pertamina Patra Niaga, Kejaksaan Agung RI, serta seluruh stakeholder terkait, proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan diharapkan dapat berjalan optimal, tepat waktu, yang memberikan manfaat jangka panjang dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendukung kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan. (JBR/66)

