Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby Nasution Dorong Relokasi sebagai Solusi
BLINKISS, Pematangsiantar – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pihak SMA Negeri 5 Pematangsiantar sepakat menempuh relokasi lahan sebagai solusi atas sengketa yang tengah dihadapi sekolah tersebut. Lokasi baru akan disiapkan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan proses belajar mengajar.
Keputusan tersebut mengemuka saat Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau SMAN 5 Pematangsiantar di Kecamatan Martoba, Kota Pematangsiantar, Kamis (16/4/2026).
Saat ini, SMAN 5 Pematangsiantar masih menghadapi sengketa lahan dengan PT Detis Sari Indah (DSI). Mahkamah Agung telah memutuskan PT DSI sebagai pemilik sah lahan yang digunakan sekolah tersebut, sementara proses peninjauan kembali masih berlangsung.
Dalam putusan tersebut, sekolah juga diwajibkan membayar ganti rugi sekitar Rp40,7 miliar serta biaya sewa selama kurang lebih 18 tahun sebesar Rp10 miliar.
Setelah dilakukan diskusi bersama pihak sekolah, Pemerintah Kota Pematangsiantar, DPRD Sumut, dan DPR RI, relokasi dinilai menjadi pilihan yang paling realistis.
“Relokasi opsi yang lebih efektif dan efisien, belum lagi sekolah ini terlalu dekat ke jalan raya dan juga banjir, jadi opsi relokasi paling masuk akal,” kata Bobby Nasution.
Menurut Bobby, Pemprov Sumut bersama pihak sekolah dan Pemerintah Kota Pematangsiantar akan segera mencari lahan pengganti yang memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya memiliki luas minimal setara dengan lahan saat ini yang mencapai sekitar 1,1 hektare dan berada di lokasi yang lebih aman dari risiko banjir.
“Satu minggu kita akan cari lahannya, kita tidak ingin anak-anak kita terganggu sekolahnya, ikut memikirkan sekolahnya yang sedang sengketa,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mendukung proses relokasi, baik dari sisi administrasi maupun pendanaan.
“Pemko tahun ini sudah mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk biaya sewa dan kita juga akan melihat lagi kontribusi lainnya untuk relokasi,” kata Wesly.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi E DPR RI Subandi, Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, anggota DPRD Pematangsiantar, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alex Sinulingga, sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, serta Kepala SMAN 5 Pematangsiantar Depson Butarbutar bersama jajaran.
(Agung)

