Gubsu Bobby Nasution Tegas Tolak Proyek Mark Up
BLINKISS, Medan – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan sikapnya menolak menandatangani sejumlah pengajuan proyek dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut yang dinilai tidak wajar dan diduga terjadi penggelembungan anggaran (mark up).
Bobby menyebut, sejumlah dokumen proyek langsung masuk ke mejanya untuk dimintakan persetujuan tanpa penjelasan detail maupun presentasi terbuka terkait perencanaan dan rincian anggaran. Hal tersebut membuat dirinya memilih untuk tidak menandatangani usulan yang dinilai janggal.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan disebut memiliki nilai anggaran mencapai ratusan miliar rupiah, namun tidak disertai penjelasan teknis yang memadai. Kondisi itu dinilai berpotensi tidak transparan dan berisiko terhadap penggunaan anggaran daerah.
Ia menegaskan, setiap pengajuan proyek harus melalui proses kajian yang jelas, transparan, dan masuk akal sebelum disetujui. Bobby juga meminta seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumut lebih terbuka dalam menyampaikan perencanaan pembangunan agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran.
Menurutnya, kebijakan pembangunan harus benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat dan tidak boleh hanya menjadi formalitas penghabisan anggaran.
Sikap tersebut sekaligus menjadi penegasan agar seluruh proses penganggaran di Pemprov Sumut berjalan lebih ketat, akuntabel, dan bebas dari praktik yang merugikan keuangan daerah.
(Agung)

