PDIP Sumut Desak Evaluasi Dirut Tirtanadi, Soroti Gangguan Distribusi Air Bersih
BLINKISS, MEDAN – Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, meminta Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengevaluasi kinerja Direksi Perumda Tirtanadi menyusul terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah yang berdampak pada aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
Dalam pernyataan tertulisnya, Sutrisno menyoroti kondisi terhentinya pasokan air bersih yang dialami pelanggan Tirtanadi dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, gangguan tersebut telah menimbulkan kerugian bagi berbagai sektor usaha, mulai dari laundry, rumah makan, jasa katering, hingga pelaku UMKM yang bergantung pada ketersediaan air.
Ia juga menilai kebutuhan dasar masyarakat, seperti mandi, mencuci, dan sanitasi, turut terganggu akibat terhentinya distribusi air. Selain rumah tangga, dampak gangguan layanan disebut turut dirasakan oleh sekolah, rumah ibadah, perkantoran, rumah sakit, kampus, dan pasar.
Sutrisno mempertanyakan langkah pemerintah provinsi dalam menyikapi persoalan tersebut. Ia membandingkan respons Gubernur Sumut yang sebelumnya meminta pertanggungjawaban PLN terkait pemadaman listrik dengan kondisi layanan air bersih yang saat ini dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan pendataan terhadap pelanggan yang terdampak dan mempertimbangkan pemberian kompensasi atas gangguan layanan yang terjadi.
“Segera dilakukan pendataan pelanggan terdampak dan diberi kompensasi,” ujar Sutrisno.
Selain itu, ia juga meminta dilakukan evaluasi terhadap Direktur Utama Perumda Tirtanadi, termasuk kemungkinan pergantian pimpinan apabila dinilai tidak mampu mengatasi persoalan layanan yang berulang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Perumda Tirtanadi maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait tuntutan tersebut. Sementara itu, Perumda Tirtanadi sebelumnya menyebut gangguan distribusi air di sejumlah wilayah berkaitan dengan kendala teknis pada sistem pelayanan.
(Agung)

