PLN IP Services Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan, Kelola Pembangkit Strategis
Blinkiss.id, JAKARTA
Dalam upaya memastikan keandalan pasokan listrik di Bali tetap terjaga, PT PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) telah resmi menandatangani Perjanjian Pengalihan Penyediaan Mesin Sewa Tahap 1 (60 MW) pada Tahap 2 (50 MW) untuk sistem kelistrikan PT PLN (Persero) UID Bali yang berlokasi di Pemaron.
Langkah strategis tersebut memperkuat peran PLN IP Services dalam menjaga kesiapan daya dan stabilitas sistem kelistrikan Bali, wilayah yang memiliki peran penting sebagai destinasi pariwisata internasional, pusat pertumbuhan ekonomi, serta lokasi berbagai agenda nasional maupun global.
Acara dihadiri oleh Direktur Utama PLN IP Services Hari Cahyono bersama Direktur Bisnis Lasiran dan Direktur Operasi Amir Murtono, Direktur Utama PT Pelayanan Energi Batam (PEB) Samsul Bahri, serta jajaran manajemen dan mitra konsorsium yang terlibat dalam proyek tersebut.
Penandatanganan perjanjian ini merupakan bagian dari upaya PLN Group dalam memastikan keandalan sistem kelistrikan Bali melalui pengelolaan pembangkit yang profesional dan berkelanjutan.
Dengan pengalaman panjang untuk layanan operasi serta pemeliharaan pembangkit, didukung kompetensi engineering juga pengelolaan aset pembangkit di berbagai wilayah Indonesia, PLN IP Services dipercaya untuk melanjutkan pengelolaan fasilitas tersebut guna menjaga ketersediaan daya serta keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, dunia usaha, dan industri pariwisata menjadi penggerak perekonomian Bali.
Sebagai salah satu sistem kelistrikan paling strategis di Indonesia, Bali membutuhkan pasokan listrik yang andal dan responsif untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Keberadaan pembangkit yang siap beroperasi menjadi faktor penting menjaga stabilitas sistem, terutama ketika terjadi peningkatan kebutuhan listrik maupun saat sistem membutuhkan dukungan tambahan untuk menjaga kontinuitas pasokan.
Direktur Utama PLN IP Services, Hari Cahyono, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan PLN Group terhadap kapabilitas PLN IP Services dalam menjaga keandalan pembangkit dan mendukung sistem kelistrikan nasional, Kamis (18/6/2026)
“Pengalihan penyediaan mesin sewa ini merupakan amanah strategis yang menunjukkan kepercayaan PLN Group kepada PLN IP Services. Dengan kompetensi terintegrasi di bidang operasi, pemeliharaan, engineering, dan pengelolaan aset pembangkit, kami siap memastikan keandalan pasokan listrik di Bali yang memiliki peran penting bagi perekonomian dan sektor pariwisata nasional,” papar Hari Cahyono.
Hari menambahkan, PLN IP Services bersama mitra konsorsium akan memastikan fasilitas yang peroperasi secara andal, aman, dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat lewat program pemberdayaan dan penguatan hubungan dengan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelayanan Energi Batam (PEB), Samsul Bahri, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin selama proses pengalihan dan menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan PLN IP Services dalam melanjutkan pengelolaan fasilitas tersebut.
“PLN IP Services memiliki pengalaman, kompetensi, dan rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan pembangkit. Kami optimistis pengelolaan ke depan akan berjalan semakin andal dan profesional, serta mampu mendukung kebutuhan kelistrikan Bali yang memiliki peran strategis perekonomian nasional maupun internasional,” tutur Samsul Bahri.
Kepercayaan yang diberikan kepada PLN IP Services dalam pengelolaan fasilitas pendukung sistem kelistrikan Bali ini semakin mempertegas posisi PLN IP Services sebagai Perusahaan strategis PLN Group dalam menghadirkan layanan operasi juga pemeliharaan pembangkit yang unggul.
Dengan pengalaman mengelola berbagai aset pembangkit di seluruh Indonesia hingga mancanegara, PLN IP Services berkomitmen menghadirkan solusi yang andal, aman, serta berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan listrik tetap hadir bagi masyarakat dan sektor-sektor strategis di seluruh penjuru negeri. (JBR/66)
