OJK Sumut Perkuat Literasi Keuangan ASN dan Budaya Menabung Pelajar
Blinkiss.id, SIMALUNGUN
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyelenggarakan kegiatan Edukasi Pelindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Edukasi Keuangan kepada Pelajar dalam rangka Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 di Kantor Bupati Simalungun
Hal itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan guna meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman ASN dan pelajar mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi juga digitalisasi sektor jasa keuangan yang semakin pesat.
Melalui sambutannya, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumut, Yovvi Sukandar, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan salah satu faktor penting mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mencapai hal itu, diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui berbagai program edukasi dan perluasan akses keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui acar ini, berharap ASN dapat semakin memahami hak maupun kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan kerja maupun keluarga.
Sementara bagi pelajar, kami berharap dapat menumbuhkan budaya menabung, meningkatkan kecerdasan finansial, dan membangun karakter yang bijak dalam mengelola keuangan sejak dini,” ucap Yovvi, Kamis (25/6/2026)
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Seldakab) Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan edukasi sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat di Simalungun.
“Atas nama Pemkab Simalungun, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Otoritas Jasa Keuangan, lembaga jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Simalungun,” tambah Mixnon.
Selain itu, edukasi keuangan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, juga bertanggung jawab untuk mengelola keuangan.
Melalui momentum Road to HIM Tahun 2026, para pelajar didorong untuk membangun budaya menabung sejak dini sehingga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan merencanakan masa depan yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pelindungan konsumen sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan yang sehat, budaya menabung sejak dini, pengenalan pasar modal, serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal.
Materi disampaikan oleh OJK Provinsi Sumatera Utara, Bursa Efek Indonesia, dan BPD Sumut.
OJK mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis, dengan memastikan legalitas lembaga atau produk keuangan melalui kanal resmi OJK, tidak mudah tergiur imbal hasil tinggi dalam waktu singkat, serta menjaga kerahasiaan data pribadi dan keuangan.
Melalui kegiatan ini, OJK bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, terlindungi dari aktivitas keuangan ilegal, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal guna mendukung kesejahteraan masyarakat pembangunan daerah. (JBR/66)
