BI Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah di Tengah Volatilitas Global

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; JAKARTA<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bank Indonesia &lpar;BI&rpar; terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Eskalasi konflik di Timur Tengah turut mendorong tekanan pada pasar keuangan&comma; pergerakan harga komoditas&comma; dan perdagangan internasional&period; Kondisi ini dinilai sebagai situasi yang tidak biasa&comma; sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan yang konsisten&comma; pre-emptive&comma; dan terukur guna menjaga ketahanan ekonomi domestik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia&comma; Destry Damayanti&comma; saat menyampaikan keynote speech pada seminar bertajuk &OpenCurlyDoubleQuote;Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global&&num;8221&semi;&comma; di Jakarta lewat siaranya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Destry menegaskan bahwa dinamika global mendorong meningkatnya tekanan di pasar keuangan dan nilai tukar&period; Di tengah kondisi ini&comma; Bank Indonesia mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang dimiliki secara terukur&comma; kontinyu&comma; dan timely dengan memperkuat intervensi di pasar off-shore melalui Non-Deliverable Forward &lpar;NDF&rpar; serta intervensi di pasar domestik melalui pasar spot&comma; Domestic Non-Deliverable Forward &lpar;DNDF&rpar;&comma; dan pembelian Surat Berharga Negara &lpar;SBN&rpar; di pasar sekunder&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bauran kebijakan tersebut didukung oleh kecukupan cadangan devisa Indonesia&period; Posisi cadangan devisa pada akhir Maret 2026 tercatat sebesar USD148&comma;3 miliar&comma; setara dengan pembiayaan 5&comma;8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah&comma; sehingga memberikan ruang yang memadai bagi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta ketahanan sektor eksternal&comma; Selasa &lpar;14&sol;4&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sejalan dengan langkah tersebut&comma; Chief Economist BCA&comma; David Sumual&comma; menyampaikan bahwa stabilitas Rupiah tidak hanya dilihat dari level nilai tukar&comma; tetapi juga dari stabilitas volatilitasnya&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Bagi pasar&comma; yang menjadi perhatian utama bukan hanya level nilai tukar&comma; tetapi juga stabilitas volatilitasnya&period; Stabilitas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga keyakinan investor dan pelaku usaha&comma;&&num;8221&semi; papar David&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari penguatan stabilitas&comma; Bank Indonesia juga memperkuat tata kelola dalam transaksi valas domestik dengan mewajibkan transaksi valas di atas USD50 ribu untuk disertai dengan dokumen underlying yang lengkap&period;<br &sol;>Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan transaksi yang dilakukan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sejalan dengan langkah stabilisasi Bank Indonesia&comma; Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal &lpar;DJSEF&rpar; Kementerian Keuangan Noor Faisal Achmad&comma; yang menegaskan bahwa Pemerintah terus menjaga kepercayaan pasar melalui pengelolaan APBN yang prudent dan terukur&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sementara itu&comma; Direktur Eksekutif CORE Indonesia&comma; Mohammad Faisal&comma; menekankan pentingnya stabilitas nilai tukar untuk meredam risiko inflasi dari potensi kenaikan harga energi dan pangan&comma; mengapresiasi langkah stabilisasi Bank Indonesia yang dilakukan secara terukur dan sinergi dengan Pemerintah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bank Indonesia juga akan memastikan kecukupan likuiditas Rupiah tetap terjaga untuk mendukung kegiatan ekonomi&period; Pertumbuhan uang primer &lpar;M0&rpar; tetap tinggi sebagai indikasi kebijakan ekspansi likuiditas tetap berlangsung&period; Kebijakan tersebut didukung melalui penguatan operasi moneter yang ekspansif&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Untuk menjaga stabilitas pasar keuangan&comma; Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan pemerintah&comma; termasuk melalui langkah pembelian Surat Berharga Negara &lpar;SBN&rpar; saat dibutuhkan serta penjualan SBN pada waktu yang tepat sesuai kondisi pasar&period; Daya tarik instrumen domestik juga tetap dipertahankan agar aliran modal masuk tetap terjaga&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Untuk mengurangi atas ketergantungan terhadap Dolar AS dalam transaksi bilateral&comma; Bank Indonesia terus memperluas implementasi Local Currency Transaction &lpar;LCT&rpar; dengan berbagai negara mitra&period; Destry menyampaikan bahwa nilai transaksi LCT pada akhir 2025 mencapai USD25&comma;72 miliar atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2024&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama&comma; Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia&comma; Erwin Gunawan Hutapea&comma; menegaskan bahwa Bank Indonesia memastikan mekanisme pasar berjalan efektif&comma; serta menjaga ketersediaan likuiditas untuk mendukung kegiatan ekonomi&period; Strategi operasi moneter terus diperkuat&comma; termasuk melalui lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia &lpar;SRBI&rpar; dengan kalibrasi imbal hasil secara bertahap agar tetap kompetitif dan menarik bagi investor&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah&comma; memperkuat daya tarik aset domestik&comma; serta memastikan kecukupan likuiditas guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan&period; Koordinasi dengan Pemerintah dan komunikasi kebijakan dengan mitra kerja juga menjadi langkah penting yang akan terus dijalankan untuk menjaga ekspektasi serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;bi-terus-jaga-stabilitas-nilai-tukar-rupiah-di-tengah-volatilitas-global&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version