Bobby Apresiasi Bantuan Pemprov Lampung, Solidaritas Sumatera Dinilai Semakin Kuat
MEDAN, BLINKISS – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi bantuan kemanusiaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Jihan Nurlela kepada Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.
Bobby Nasution menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat Sumatera Utara yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi masa sulit. Kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Bobby.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas antardaerah di Pulau Sumatera dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Bobby juga mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan Provinsi Lampung karena pernah menempuh pendidikan dan tinggal di daerah tersebut selama kurang lebih enam tahun.
Selain menyampaikan apresiasi, Bobby menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah di Sumatera. Ia menilai integrasi Program Pembangunan Daerah (PPD) se-Sumatera perlu terus didorong guna meningkatkan daya saing kawasan, memperkuat ekonomi regional, serta menarik investasi yang lebih besar.
Sementara itu, Jihan Nurlela mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat Lampung kepada warga Sumatera Utara yang terdampak bencana.
“Bantuan ini adalah wujud kebersamaan kami untuk saudara-saudara di Sumatera Utara. Kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa bencana telah berdampak pada 14 dari 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Karena itu, bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.
Kunjungan tersebut menjadi simbol penguatan hubungan dan kolaborasi antardaerah di Sumatera, khususnya dalam upaya penanganan bencana dan percepatan pemulihan masyarakat terdampak.
(Agung)
