Dukung Karya Bakti TNI AD di Nias, Bobby Dorong Percepatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
GUNUNGSITOLI, BLINKISS – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat di Kepulauan Nias. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Bobby usai memimpin upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar di Lapangan Pelita, Gunungsitoli, Rabu (6/5/2026). Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program.
“Harapannya tentunya, Kepulauan Nias ini segera keluar dari kategori daerah tertinggal, karena kita tahu Kepulauan Nias masih ada kategori daerah tertinggal, dan ini harapannya mempercepat pembangunan infrastruktur dan fisik lainnya, harapan kita bisa segera mensejahterakan masyarakat,” kata Bobby.
Program Karya Bakti Skala Besar merupakan kegiatan yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari amanah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program tersebut difokuskan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Di Kepulauan Nias, sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain pembangunan jembatan, pembuatan sumur bor, serta berbagai pembangunan fisik lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas hidup masyarakat.
Bobby menilai kolaborasi antara pemerintah dan TNI menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di wilayah yang masih menghadapi tantangan infrastruktur dan konektivitas.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan, Hendy Antariksa, mengatakan program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah kabupaten dan kota di Kepulauan Nias.
“Selain mendapat dukungan pusat, kami juga didukung sepenuhnya bapak Gubernur Sumut, beberapa titik sasaran secara fisik itu support Pemprov dan seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Nias,” kata Hendy.
Melalui program tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pengentasan status daerah tertinggal di kawasan tersebut.(Agung)
