Hadapi Tantangan Era Digital, Komut BSI: Industri Keuangan Syariah Perlu Konsolidasi

  • Bagikan

<p><strong>Blinkiss&period;id&comma; Jakarta<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Digitalisasi merupakan salah satu isu terpenting yang perlu diperhatikan karena merupakan isu sentral bagi industri keuangan&comma; tidak terkecuali keuangan syariah&period; Untuk itu&comma; PT Bank Syariah Indonesia Tbk&period; &lpar;BSI&rpar; terus berinovasi melakukan transformasi dari sisi digital dan kultur agar terus relevan dalam mengiringi berbagai tantangan baru di era digital&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Komisaris Utama BSI Muliaman D&period; Hadad mengatakan bahwa dalam hal digitalisasi&comma; tantangan yang dihadapi oleh institusi keuangan syariah relatif lebih berat dibandingkan sektor keuangan konvensional&comma; Kamis &lpar;26&sol;10&sol;2023&rpar;&comma; Jakarta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Digitalisasi atau transformasi digital memerlukan banyak hal&period; Pertama&comma; digitalisasi tidaklah murah dan dalam pengembangannya memerlukan anggaran yang cukup banyak&period; Hal ini tentu bukan hal mudah yang dapat dilakukan oleh semua organisasi&comma; terutama oleh lembaga-lembaga keuangan dengan size serta kapitalisasi terbatas&period; Oleh karena itu&comma; Muliaman berpendapat&comma; kunci bagi pelaku industri keuangan syariah untuk menjawab tantangan di era digital adalah dengan konsolidasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Lembaga keuangan kecil artinya modal yang kecil dan sangat terbatas&comma; infrastruktur yang tidak memadai&comma; tidak adanya budaya yang mendukung&comma; dan terbatasnya staf atau orang untuk mendukung proses&period; Hal itu sebabnya kita perlu melakukan konsolidasi&comma; kita memerlukan sesuatu yang lebih besar guna mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk berkembang bersama menuju digitalisasi yang lebih modern&comma;” ucapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Muliaman kemudian menjabarkan empat faktor sukses dalam menghadapi tantangan dunia digital&period; Keempat faktor tersebut yakni mengembangkan strategi digital&comma; membangun infrastruktur yang memadai&comma; menciptakan pengalaman yang menyenangkan&comma; serta meningkatkan angkah keamanan siber&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Muliaman menjelaskan bahwa merumuskan strategi digital merupakan langkah penting pertama yang perlu dilakukan oleh institusi keuangan untuk melakukan digitalisasi&period; Selain itu&comma; Muliaman juga menekankan meskipun pembuatan strategi merupakan proses yang penting&comma; cara mengeksekusi strategi tersebut menjadi lebih penting&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia juga menekankan bahwa seluruh entitas yang tergabung dalam ekosistem keuangan syariah perlu melakukan digitalisasi secara bersamaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Memasuki dunia baru bukanlah hal yang hanya dilakukan oleh regulator&comma; namun juga bagi para pelaku ekosistem keuangan lainnya&comma; termasuk institusi&comma; termasuk kelembagaan&comma; dan kelompok mitra&period; Strategi digital diperlukan baik untuk regulator&comma; pelaku bisnis&comma; atau lembaga keuangan&comma; dalam konteks saya bank syariah pada khususnya&comma;” paparnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Muliaman melanjutkan&comma; dalam melakukan digitalisasi juga diperlukan dukungan oleh infrastruktur yang memadai&period; Salah satu implementasi yang sangat penting dan mendasar yang perlu dilakukan oleh bank syariah yakni meningkatkan platform online dan mobile banking&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah dibutuhkan personalisasi pengalaman pelanggan yang sangat terkait dengan teknologi&period; Merujuk pada poin kedua&comma; kunci sukses ketiga adalah dengan menciptakan pengalaman yang lebih positif&period; Dan terakhir&comma; meningkatkan keamanan siber untuk dapat mengatasi permasalahan-permasalahan seputar serangan siber&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BSI akan terus mengemban amanah dan mencoba memenuhi ekspektasi dari para pemangku kepentingan dan pemegang saham untuk terus berinovasi dan menjadi bank yang mengoptimalkan teknologi dan menarik bagi generasi muda&comma; serta berdaya saing dalam memenuhi kebutuhan seluruh sektor&period; Tentunya dengan tetap dilandasi prinsip syariah&comma; sehingga menjadi bank yang rahmatan lil alamiin&comma;” tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Muliaman juga berharap regulator dapat merespon isu ini dengan merumuskan regulasi yang seimbang sekaligus mendukung iklim pengembangan inovasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tujuan regulasi pada dasarnya adalah untuk memberikan keseimbangan antara perlindungan dan pengawasan&comma; tetapi di satu sisi mendorong dan mendukung inovasi&comma;” tutupnya&period; &lpar;JB Rumapea&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;hadapi-tantangan-era-digital-komut-bsi-industri-keuangan-syariah-perlu-konsolidasi&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version