MEDAN, BLINKISS-
Dengan rasa kebersamaan dan semangat disela-sela rapat panitia gelar Milad Harmoni 27 Tahun Pendawa di Pesanggrahan PB Pendawa Indonesia , Jalan Advokat Raya, Marendal, Jumat (18/9/2026). keluarga besar PB Pendawa mendapat kunjungan dari Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Hj. Asyifa Ince Marzuki.SE.M.H dari Jakarta.
Kehadiran dan kunjungan Hj. Asyifa Ince Marzuki diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan serta semangat bagi keluarga besar Pendawa dalam keperdulian dan kesosialan di masyarakat.
Pada awak media Hj Asifa mengayakan, kalau usia perjalanan 27 tahun Pendawa bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa sebuah organisasi dapat terus bertahan ketika dibangun dengan persaudaraan, kebersamaan dan komitmen untuk memberikan manfaat dan keperdulian serta berbuat sosial bagi masyarakat secara luas.
Dalam kunjungannya tersebut, Asyifa juga menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan PB Pendawa yang telah berkembang dan memiliki jaringan di sejumlah provinsi di Indonesia. Ia berharap secara ke depan semakin banyak anggota. Pendawa nantinya.
Asyifa menilai, mendirikan sebuah organisasi bukanlah perkara yang paling sulit. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan organisasi agar tetap eksis, solid dan bermanfaat selama bertahun-tahun. Ia menyebut PB Pendawa telah melewati perjalanan panjang hingga mencapai usia 27 tahun. “Kalau hanya mendirikan organisasi, sangat gampang. Tetapi mempertahankan sampai berusia 27 tahun dan tetap eksis dari zaman ke zaman, itu yang tidak mudah,” katanya.
Asyifa juga menyampaikan apresiasi terhadap soliditas keluarga besar Pendawa di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH. Ia menilai suasana persaudaraan yang dibangun di dalam organisasi menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga eksistensi Pendawa. “Kalau saya lihat, di Pendawa ini semuanya aman. Orang-orangnya ramah, tidak petantang-petenteng, slow, dan attitude-nya bagus. Persaudaraannya juga bagus,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Pendawa yang telah berkembang dari tingkat bawah hingga memiliki jaringan di berbagai provinsi merupakan sebuah potensi yang perlu terus dirawat.
Sebagai Ketua Harian dirinya memiliki tugas untuk menjalankan apa yang menjadi arahan Ketua Umum serta membantu memastikan roda organisasi berjalan. “Ketua Harian itu kalau dalam pemerintahan seperti Sekda provinsi. Tugasnya menjalankan apa yang menjadi arahan pimpinan. Memang sekarang belum maksimal, insyaallah tahun depan kita bisa lebih maksimal,” tuturnya.
Asyifa juga mengingatkan seluruh keluarga besar PB Pendawa agar tetap bijak dalam melangkah, khususnya memasuki tahun-tahun politik. Ia berharap organisasi tetap menjaga persatuan, persaudaraan dan tidak mudah terseret pada hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. “Tahun-tahun politik ini kita juga harus wise, harus bijak ketika melangkah. Jangan terlalu maju ke depan dalam hal-hal yang bisa membuat kita terpecah,” pesannya.
Sebagai Ketua Harian, Asyifa juga berharap keberadaan Pendawa tidak hanya dikenal di Sumatera Utara, tetapi semakin dikenal di berbagai provinsi di Indonesia. Ia menyebut jaringan organisasi yang mencapai sekitar 20 provinsi menjadi modal penting untuk memperkuat persaudaraan sekaligus memperluas kegiatan sosial kemasyarakatan. “Harapan saya, semoga kita semua yang ada di Pendawa ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan H. Ruslan, SH dan dengan dukungan seluruh anggota yang solid, Pendawa bisa terus berkembang dengan program kerja yang bermanfaat di masyarakat, ”terangnya.
Kegiatan rapat turut dihadiri pendiri/Ketua umum PB Pendawa Indonesia H Ruslan, SH, Edy Rianto, SE Sekjen PB Pendawa Indonesia, Donnie Rizal Ketua Panitia Pelaksana Milad,Rendy Sekretaris, Dedi Setiawan Humas, jajaran Satgas Pendawa Sumut, ketua DPC Pendawa Kota Medan dan Deli Serdang serta Pengurus Srikandi dan jajaran pengurus Pendawa lainnya.**Erianto Ega












