Konjen Jepang Serahkan Dana Hibah ke Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala
Blinkiss.id, ACEH
Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Medan Furugori Toru meresmikan dan menyerahkan bantuan alat berat pembersihan lahan pasca musibah banjir Aceh kepada Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala,
Hal itu melalui Siaran pers dari Humas Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Kamis (2/7/2026) menyebut bantuan sebagai program hibahGrant Assistance for Grassroots Human Security Projects senilai 452,357 dolar AS
Acara peresmian tersebut diselenggarakan di Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, dan dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, FRSPH, Ketua Pembina Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan.
Ketua Pelaksana Bidang Penanggulangan Bencana Aceh, Bahron Bakti, ST., MT., Kadis PUPR Bireuen, Kadis PUPR Aceh Utara, dan tamu kehormatan lainnya.
Konjen Jepang di Medan Furugori Toru mengatakan Jepang telah lama mengadakan berbagai bantuan pemulihan bencana di Aceh, termasuk rekonstruksi perumahan, gedung sekolah, juga infrastruktur dasar pascagempa bumi dan tsunami berskala besar pada 2004.
Komitmen ini terus berlanjut melalui berbagai program, diantaranya pembangunan Pusat Edukasi Tsunami di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat yang diresmikan pada bulan Desember 2024.
Dalam proyek kali ini, Konsulat Jenderal Jepang di Medan menyerahkan delapan unit alat berat pembersih lahan, terdiri dari empat unit ekskavator dan empat unit truk.
“Alat berat ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemulihan bencana alam secara lebih cepat dan efektif di Provinsi Aceh,” kata Konjen.
Bantuan Hibah ini merupakan bentuk kerja sama, dukungan, dan kepedulian masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia. Kami berharap alat berat pembersih lahan yang telah diserahkan ini dapat berkontribusi pada
pemulihan secepat mungkin saat bencana alam terjadi di Provinsi Aceh.
Konjen Furugori Toru menambahkan bantuan Hibah Grassroots dari Pemerintah Jepang kepada masyarakat Indonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan kebutuhan dasar manusia di berbagai bidang termasuk kesehatan, sosial, pendidikan, dan lingkungan. Sehingga hubungan persahabatan dan kerja sama Jepang dan Indonesia akan makin erat ke depannya. (JBR/66)

