OJK Sumbagut, Permodalan Kuat Untuk Mendorong Likuiditas Memadai

  • Bagikan

<p><strong>Blinkiss&period;id&comma; Medan<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Kantor Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar; Regional 5 Sumatera Bagian Utara &lpar;Sumbagut&rpar; menilai sektor jasa keuangan di Sumatera Utara &lpar;Sumut&rpar; sampai data Agustus tercatat masih tetap terjaga stabil dengan permodalan yang kuat dan likuiditas memadai serta kinerja intermediasi baik&comma; di tengah masih tingginya ketidakpastian pada perekonomian juga pasar keuangan global&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada triwulan II 2023&comma; perekonomian Sumut masih terpantau dengan bertumbuh sebesar 5&comma;19 persen yoy &lpar;meningkat dibandingkan triwulan 1 tahun 2023&colon; senilai 4&comma;87 persen yoy&rpar;&period; Hal tersebut terutama ditopang oleh perbaikan permintaan domestik dan konsumsi pemerintah yang mulai melanjutkan berbagai proyek infrastruktur daerah dan proyek strategis nasional&comma; Senin &lpar;30&sol;10&sol;2023&rpar;&comma; Medan<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Namun demikian&comma; terdapat beberapa potensi risiko yang perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sumut&comma; seperti tertahannya permintaan ekspor serta koreksi harga komoditas unggulan di Sumut yang betdampak perlambatan ekonomi global&comma; pengetatan kebijakan moneter negara maju sebagai respon dari ketatnya pasar tenaga kerja&comma; serta ketidakpastian pasar keuangan global yang merambat pada perekonomian domestic&comma;” tutur Kepala OJK R5 Sumbagut&comma; Bambang Mukti Riyadi lewat siaran relisnya&comma; Senin &lpar;30&sol;10&sol;2023&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Sejalan dengan pemulihan ekonomi yang terus berlangsung&comma; stabilitas sistem keuangan di Sumut tetap dapat terjaga baik dengan buffer permodalan dan likuiditas perbankan yang diperkirakan mampu menyerap risiko yang muncul&period; OJK juga telah meminta perbankan dan perusahaan pembiayaan untuk terus membentuk pencadangan yang memadai untuk mengantisipasi berbagai ketidakpastian yang bersumber dari perekonomian global ke depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>OJK juga mendukung pemulihan dan pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Sumatera Utara&period; Berbagai upaya dilakukan OJK dan Pemerintah Daerah dalam memperkuat kapasitas UMKM&comma; diantaranya dengan program digitalisasi dan program perluasan akses pembiayaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sektor perbankan di Sumut menunjukkan stabilitas yang konsisten dengan modal yang kokoh dan likuiditas memadai&comma; hal ini peran intermediasi yang sedikit terbatas namun mulai menunjukkan peningkatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sampai Agustus 2023&comma; total penyaluran kredit oleh bank umum di Sumut mencapai Rp250&comma;27 triliun&comma; masih menunjukkan penurunan sebesar -1&comma;24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu&comma; namun demikian posisi saat ini sudah menggambarkan peningkatan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya yang terkontraksi cukup dalam &lpar;Juli 2023&colon; -4&comma;85 persen yoy&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penyaluran kredit masih didominasi oleh kredit produktif dengan porsi sebesar 70&comma;68 persen dengan pertumbuhan sebesar -4&comma;85 persen yoy yang meskipun masih terkontraksi&comma; namun telah meningkat dibandingkan pertumbuhan di Juli 2023 sebesar -9&comma;25&percnt; persen yoy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkontraksinya pertumbuhan dipengaruhi oleh distribusi kredit di sektor kelapa sawit &lpar;perkebunan dan pengolahan&rpar; yang lebih moderat sepanjang tahun 2023&comma; namun mulai menunjukkan perbaikan signifikan pada Agustus 2023 khususnya pada sektor pengolahan sawit &lpar;minyak goreng&rpar; yang bertumbuh positif sebesar 5&comma;08 persen yoy setelah sebelumnya terkontraksi cukup dalam pada Juli 2023 sebesar -13&comma;78 persen yoy&period;<br &sol;>&NewLine;Hal ini mengindikasikan aktivitas dunia usaha di sektor pengolahan sawit mulai melakukan ekspansi setelah sebelumnya berada dalam fase wait and see&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai upaya untuk mendukung pembiayaan dan meningkatkan kualitas industri kelapa sawit di Sumatera Utara&comma; Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar; bekerja sama dengan Bank Sumut dan Himbara secara rutin dalam setiap triwulan melakukan business matching guna mengeksplorasi potensi kerja sama antara petani kelapa sawit&comma; perusahaan kelapa sawit&comma; Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit &lpar;BPDPKS&rpar;&comma; dan Lembaga Jasa Keuangan &lpar;LJK&rpar;&period; &lpar;JB Rumapea&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;ojk-sumbagut-permodalan-kuat-untuk-mendorong-likuiditas-memadai&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version