Wujudkan Industri BPR/BPRS Berintegritas, Tangguh, dan Kontributif

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; JAKARTA<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar; terus berupaya mewujudkan industri Bank Perekonomian Rakyat &lpar;BPR&rpar; dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah &lpar;BPRS&rpar; terus tumbuh menjadi bank yang berintegritas&comma; tangguh&comma; serta kontributif untuk memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa dinamika ekonomi di tingkat global maupun regional merupakan tantangan bagi industri perbankan&comma; termasuk BPR dan BPRS&period; Perkembangan teknologi informasi di bidang keuangan yang juga semakin masif berdampak pada perubahan perilaku&comma; ekspektasi&comma; dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dari bank&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">BPR dan BPRS menghadapi persaingan yang semakin ketat&comma; termasuk pada penyaluran kredit atau pembiayaan kepada segmen mikro dan kecil yang diiringi dengan potensi peningkatan risiko kredit atau pembiayaan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurut Dian&comma; untuk menjawab berbagai tantangan tersebut serta menindaklanjuti amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan &lpar;UU P2SK&rpar;&comma; OJK telah menerbitkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS 2024-2027 guna mewujudkan BPR dan BPRS menjadi bank yang berintegritas&comma; tangguh&comma; juga kontributif dalam memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Roadmap ini merupakan acuan BPR dan BPRS dalam merumuskan strategi bisnis yang resilien agar dapat mempertahankan kinerja dan eksistensinya&period; Roadmap difokuskan pada empat pilar yaitu Penguatan Struktur juga Daya Saing&comma; Akselerasi Digitalisasi BPR dan BPRS&comma; Penguatan Peran BPR dan BPRS di Wilayah&comma; serta Penguatan Pengaturan&comma; Perizinan serta Pengawasan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Melalui penguatan struktur serta daya saing&comma; BPR dan BPRS diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan&comma; mengantisipasi dampak gejolak perekonomian&comma; meningkatkan daya saing industri guna menjalankan fungsi intermediasinya kepada masyarakat dan sektor UMKM&comma;&&num;8221&semi; sebutnya&comma; Selasa &lpar;2&sol;6&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja Positif Industri BPR dan BPRS<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Industri BPR dan BPRS tetap tumbuh positif dengan indikator keuangan yang baik dan terjaga&period; Sampai dengan Maret 2026&comma; total aset BPR dan BPRS mengalami pertumbuhan sebesar 3&comma;70 persen year-on-year &lpar;yoy&rpar; menjadi sebesar Rp236&comma;69 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Adapun penyaluran kredit&sol;pembiayaan industri BPR dan BPRS dapat tumbuh sebesar 2&comma;83 persen yoy menjadi sebesar Rp176&comma;96 triliun&comma; didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; sebesar 3&comma;16 persen yoy menjadi sebesar Rp165&comma;49 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kinerja ini juga didukung dengan ketahanan permodalan yang relatif kuat untuk menopang risiko dengan rasio CAR agregat industri BPR dan BPRS sebesar 27&comma;20 persen&comma; atau berada cukup jauh di atas ketentuan regulator&period; Industri BPR dan BPRS terus berupaya memperkuat langkah mitigasi risiko melalui penerapan manajemen dan tata kelola yang baik dalam penyaluran kredit&comma; pelaksanaan monitoring pasca- pencairan secara intensif&comma; serta pembentukan cadangan kerugian sesuai dengan ketentuan yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Peran Industri BPR dan BPRS dalam Sektor UMKM<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Secara geografis dan kultural&comma; BPR dan BPRS merupakan lembaga jasa keuangan yang lebih dekat dalam pemberian akses keuangan kepada pelaku UMKM&comma; sejalan dengan amanat UU P2SK bahwa BPR dan BPRS memiliki fokus memberikan layanan keuangan kepada UMK dan masyarakat di wilayah sekitarnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penyaluran kredit&sol;pembiayaan UMKM oleh BPR dan BPRS tetap tumbuh dan terjaga kualitasnya&comma; dengan porsi penyaluran mencapai 50&comma;07 persen dari total kredit&sol;pembiayaan pada posisi Maret 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Meskipun telah memiliki komposisi yang cukup tinggi&comma; penyaluran kredit&sol;pembiayaan dapat terus ditingkatkan&comma; termasuk melalui kerjasama dengan lembaga jasa keuangan lainnya serta dengan berpartisipasi aktif pada pembiayaan yang terkait dengan program OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah &lpar;TPAKD&rpar;&comma; seperti kredit&sol;pembiayaan melawan rentenir &lpar;K&sol;PMR&rpar; juga kredit&sol;pembiayaan sektor pertanian &lpar;K&sol;PSP&rpar;&period;&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Konsolidasi BPR dan BPRS<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">OJK senantiasa mendorong ketahanan dan kontribusi industri BPR dan BPRS dengan perekonomian di wilayahnya melalui kebijakan pemenuhan modal inti minimum juga konsolidasi&comma; sehingga diharapkan industri BPR dan BPRS mampu untuk menghadapi tantangan dan tuntutan dari dinamika perekonomian maupun persaingan industri perbankan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sampai dengan akhir April 2026&comma; sebanyak 57 BPR dan BPRS telah disetujui untuk konsolidasi menjadi 18 BPR dan BPRS serta lebih dari 200 BPR dan BPRS masih dalam proses perizinan penggabungan atau peleburan di OJK&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain itu&comma; sebagian besar BPR dan BPRS telah memenuhi modal inti minimum sebesar Rp6 miliar&period; Bagi BPR dan BPRS yang belum memenuhi telah ditempuh upaya aksi korporasi antara lain penambahan modal disetor dan&sol;atau konsolidasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui langkah-langkah tersebut&comma; tujuan penguatan industri BPR dan BPRS diharapkan dapat dicapai&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Untuk mendukung lebih jauh penguatan peran perbankan di daerah&comma; OJK senantiasa mendorong sinergi BPR dan BPRS juga Bank Pembangunan Daerah &lpar;BPD&rpar; sebagai bentuk konsolidasi BPR dan BPRS yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah di bawah BPD&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perbankan terhadap penyaluran kredit untuk level mikro dan meningkatkan kualitas penerapan tata kelola di BPR dan BPRS&comma; sehingga dapat memperkuat struktur perekonomian daerah sekaligus menopang daya saing nasional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bersama para pemangku kepentingan terkait&comma; OJK akan senantiasa mendukung implementasi Roadmap melalui berbagai upaya strategis agar industri BPR dan BPRS tumbuh semakin baik dan memiliki peran optimal untuk ikut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;wujudkan-industri-bpr-bprs-berintegritas-tangguh-dan-kontributif&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version