Rayakan HUT ke-79 Megawati, PDIP Sumut Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan di 33 Daerah
Medan, BLINKISS – Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara menggelar aksi pelestarian lingkungan dengan menanam pohon dan menebar benih ikan secara serentak di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut disebut sebagai “hadiah kader istimewa” bagi Megawati Soekarnoputri sekaligus wujud komitmen ideologis PDI Perjuangan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut yang juga Anggota DPRD Sumut, Dr Sutarto, M.Si, mengatakan seluruh kader partai di 33 kabupaten/kota diinstruksikan untuk melakukan penanaman pohon sebagai bentuk rasa syukur atas ulang tahun Megawati.
“Sebagai rasa syukur atas ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri, kami menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan di 33 kabupaten dan kota untuk melakukan penanaman pohon. Ini adalah wujud komitmen kami menjaga lingkungan hidup,” ujar Sutarto di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Jumat (23/1/2026).
Selain penanaman pohon, para kader juga melakukan penebaran benih ikan di sungai dan danau. Aksi tersebut menjadi simbol kepedulian partai dalam menjaga ekosistem perairan sekaligus upaya pemulihan lingkungan.
“Kami juga menebar benih ikan sebagai bentuk komitmen menjaga ekologi perairan agar tetap terjaga dan produktif,” katanya.
Sutarto menambahkan, gerakan lingkungan itu sejalan dengan komitmen Megawati Soekarnoputri dalam menjaga bumi pertiwi dan masa depan generasi muda. Menurutnya, berbagai bencana lingkungan seperti banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera harus menjadi pengingat pentingnya menjaga alam.
“Bencana-bencana yang terjadi harus menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih serius menjaga alam supaya tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, PDI Perjuangan Sumut juga menggelar pemotongan tumpeng yang kemudian dibagikan kepada masyarakat, seperti tukang becak, pengemudi ojek online, pedagang kaki lima, hingga petugas kebersihan.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Megawati Soekarnoputri merupakan sosok sentral dan tidak tergantikan bagi PDI Perjuangan. Selain sebagai Presiden kelima RI, Megawati dinilai sebagai negarawan dan tokoh pemersatu bangsa yang konsisten menjaga Pancasila, UUD 1945, dan kelestarian lingkungan.
Menanggapi kebijakan pemerintah terkait pencabutan izin sejumlah perusahaan yang diduga merusak lingkungan, Sutarto menyatakan PDI Perjuangan Sumut mendukung penuh langkah tersebut.
“Kami memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pencabutan izin perusahaan yang merusak lingkungan. Ini sejalan dengan sikap politik PDI Perjuangan,” ucapnya.
Ia menambahkan, perusahaan yang terbukti merusak lingkungan juga harus bertanggung jawab atas dampak sosial dan ekologis yang ditimbulkan. Di sisi lain, PDI Perjuangan terus melakukan aksi kemanusiaan, termasuk mengerahkan Kapal Malahayati untuk membantu warga terdampak banjir di Tapanuli dan Sibolga, setelah sebelumnya bertugas di Aceh.
“Penanganan bencana dan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. PDI Perjuangan akan terus bergerak dan hadir bersama rakyat,” pungkasnya.
(Agung)

