Sosialisasi Program Aksi Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan Tentang Pendidikan Kesetaraan Bagi Narapidana Dan Anak Binaan
Langkat-Blinkiss.id
Dalam upaya meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya pendidikan bagi semua kalangan, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Aksi Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan tentang Pendidikan Kesetaraan Bagi Narapidana Dan Anak Binaan pada Jum’at (23/01/2026). Bertempat di Aula Lapas Pemuda Kelas III Langkat. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan Lapas Pemuda Kelas III Langkat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C sebagai alternatif pendidikan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Melalui program ini, warga binaan tetap dapat memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal dan memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja setelah bebas.
Dalam sambutannya, Kepala Subseksi Pembinaan, Efri Yanto menyampaikan bahwa Pendidikan Kesetaraan merupakan solusi nyata bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana di dalam lapas/rutan yang terkendala usia, waktu, maupun kondisi ekonomi. Pendidikan Kesetaraan bertujuan menyiapkan warga binaan agar memiliki ijazah resmi dan keterampilan yang diakui sehingga lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan pendidikan setelah bebas. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Pendidikan kesetaraan hadir sebagai jalan bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, sehingga warga binaan dapat memahami secara langsung mekanisme pendaftaran, sistem pembelajaran, serta manfaat yang diperoleh dari mengikuti program Pendidikan Kesetaraan. Antusiasme warga binaan terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung.
Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini, warga binaan semakin termotivasi untuk mengikuti program Pendidikan Kesetaraan dan menyadari bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara.

