4 Februari 2026

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

Konflik Agraria Padang Halaban, Rapidin Simbolon Tegas Tolak Penyelesaian dengan Kekerasan

Medan, BLINKISS – Anggota DPR RI Komisi XIII sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, MM, menegaskan penolakannya terhadap penyelesaian konflik agraria dengan pendekatan kekerasan dalam kasus yang menimpa Kelompok Tani Padang Halaban Sumatera Utara (KTPHS).

Rapidin menyampaikan keprihatinan mendalam atas penggusuran yang dialami masyarakat Padang Halaban, yang dinilai bukan sekadar persoalan sengketa tanah, melainkan persoalan kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Siapa pun yang masih memiliki nurani tentu akan terusik melihat orang tua dan anak-anak kehilangan tempat bernaung di bawah tekanan alat berat. Yang dihancurkan bukan bangunan mewah, melainkan gubuk-gubuk sederhana tempat mereka bertahan hidup,” ujar Rapidin.

Ia menilai, dalam berbagai konflik agraria, masyarakat kerap berada pada posisi lemah, sementara korporasi tampil dengan kekuatan modal dan dukungan struktural. Kondisi tersebut mencerminkan ketimpangan serius serta lemahnya keberpihakan negara terhadap rakyat kecil.

“Dalam banyak konflik agraria, rakyat selalu diposisikan sebagai pihak yang bersalah, sementara korporasi seolah memiliki legitimasi penuh atas tanah,” katanya.

Rapidin menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria yang melibatkan kekerasan, terlebih dengan melibatkan aparat negara, tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, konflik harus diselesaikan melalui dialog yang adil, bermartabat, serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

“Saya menolak segala bentuk penyelesaian konflik agraria yang melanggar HAM. Rakyat dan korporasi harus ditempatkan setara di hadapan hukum,” tegasnya.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap perjuangan Kelompok Tani Padang Halaban Sumatera Utara dalam mempertahankan hak atas tanah dan ruang hidup mereka. Rapidin menegaskan bahwa tanah pada hakikatnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, menyampaikan arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, agar seluruh kader partai dan anggota legislatif dari PDI Perjuangan proaktif membantu para korban konflik agraria Padang Halaban.

“Kader PDI Perjuangan harus selalu menangis dan tertawa bersama rakyat, sesuai instruksi Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Sutrisno.

(Agung)

Facebook Comments Box
Translate »