Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sambut Kunjungan Edukatif Pesantren Darularafah Raya di Fuel Terminal
Blinkiss.id, MEDAN
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) Medan menerima kunjungan edukatif siswi Sekolah Swasta Galih Agung Pesantren Darularafah Raya, Kamis lalu.
Kunjungan yang diterima Sutrisno selaku Sekretaris Jenderal FSPPB, didampingi Dadang Mulyana selaku Pjs Fuel Terminal Medan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai peran strategis sektor hilir migas dalam menjamin ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai profil dan peran Fuel Terminal Medan sebagai salah satu infrastruktur energi strategis yang menjadi garda terdepan guna memastikan distribusi BBM berjalan aman dan andal.
Pada sesi tersebut, para siswi juga mendapatkan penjelasan mengenai proses pemeriksaan mutu (quality checking) BBM sebelum disalurkan ke masyarakat.
Dijelaskan bahwa setiap produk BBM yang diterima di Fuel Terminal Medan wajib melalui pemeriksaan mutu secara ketat sebelum dikeluarkan ke lembaga penyalur. Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter utama, antara lain density (massa jenis) untuk memastikan kesesuaian karakteristik bahan bakar, kandungan air (water content) guna mencegah kontaminasi, serta pemeriksaan warna dan kejernihan visual.
Proses ini dilakukan oleh petugas yang kompeten untuk memastikan BBM yang akan diterima masyarakat memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan dan aman digunakan.
Dalam sesi kunjungan lapangan, para siswi diajak meninjau langsung alur bisnis hilir migas yang dimulai dari proses penerimaan produk, sistem penimbunan di setiap tangki penyimpanan berkapasitas besar, hingga proses penyaluran BBM melalui armada mobil tangki ke SPBU juga lembaga penyalur lainnya.
Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai rantai distribusi energi yang terintegrasi dan mengedepankan aspek keselamatan operasional.
Sutrisno menyampaikan bahwa kegiatan edukatif seperti ini memiliki peran penting dalam membangun literasi energi generasi muda, Minggu (15/2/2026)
“Distribusi energi tidak hanya berbicara tentang ketersediaan pasokan, tetapi juga menjamin kualitas dan keselamatan dalam setiap prosesnya. Berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan dan berkontribusi bagi dunia pendidikan, sekaligus memberikan pemahaman mengenai kedaulatan dan swasembada energi untuk membawa negeri ini semakin maju, menjadi bangsa yang jaya, adil, dan makmur,” ungkapnya.
Sulhana Ummi Atiqah, salah satu Guru Pesantren Darularafah Raya yang mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas kesempatan yang sangat berharga ini. Banyak ilmu dan wawasan baru yang sebelumnya belum diketahui oleh para siswi, khususnya mengenai proses distribusi serta pengelolaan energi.
Kunjungan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena mereka dapat melihat langsung bagaimana energi dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para santri,” ucapnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa sinergi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencerdasan generasi penerus bangsa.
“Pertamina percaya bahwa literasi energi sejak dini sangat penting untuk membangun generasi muda yang memahami peran strategis sektor energi dalam pembangunan nasional. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kedaulatan energi yang sekaligus memperkuat kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan,” tuturnya.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam mempererat sinergi dengan dunia pendidikan serta mendorong generasi muda untuk mengenal lebih dekat sektor energi nasional. (JBR/66)

