Kapolres Samosir Bersama Yayasan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Tanam Pohon di Partukko Naginjang
Kapolres Samosir Bersama Yayasan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Tanam Pohon di Partukko Naginjang
Blinkiss.id, SAMOSIR
Komitmen guna menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba kini kembali ditegaskan melalui aksi nyata penanaman pohon di perbukitan Desa Partukko Naginjang, Kecamatan Harian, Samosir
Kegiatan yang diprakarsai oleh Yayasan Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Provinsi Medan (KPKC OKPM) menyambut perayaan Tahun Yubileum Santo Fransiskus Assisi
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur penting, di antaranya Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H, Anggota Komisi XIII DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Samosir, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir.
Turut hadir juga sejumlah tokoh Agama, aktivis lingkungan, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap selaku Ketua Satgas KPKC, juga ikut Pergerakan Penyelamatan Kawasan Danau Toba (PPDT), Bruder Sumitro Sihombing selaku Direktur JPIC, Pastor Guido Situmorang, serta Pastor Jupen Saragih bersama Dewan Paroki dan sekitar 70 warga setempat.
Rangkaian acara kegiatan yang diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sejumlah kata sambutan dengan menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama.
Melalui sambutannya, Pastor Guido Situmorang mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan. Ia menegaskan bahwa kerusakan hutan akan berdampak langsung pada ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem, sehingga penghijauan menjadi langkah nyata menjaga ciptaan Tuhan.
Hal sama disampaikan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon menekankan pentingnya menjaga kawasan Danau Toba sebagai aset nasional yang strategis, yang juga menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk kepedulian pribadi terhadap lingkungan, bukan kepentingan politik.
Ketua Satgas KPKC, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap, menambahkan bahwa program penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lahan kritis sekaligus komitmen berkelanjutan menjaga harmoni antara manusia dan alam.
Menutup rangkaian sambutan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program pelestarian lingkungan.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan keberlanjutan dari pohon-pohon yang telah ditanam, Sabtu (28/3/2026)
“Kami siap mendukung dan mengawal program penghijauan ini sebagai bagian dari upaya mencegah potensi bencana alam serta menjaga keberlangsungan hidup masyarakat,” tambahnya.
Sebagai simbol dimulainya aksi penghijauan, dilakukan penyerahan serta penanaman pohon secara bersama-sama oleh para tamu undangan.
Sebanyak 620 batang pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari 300 pohon kemenyan, 20 pohon beringin, 100 pohon mahoni, 150 pohon jengkol, dan 50 pohon durian. (RS/61)
Blinkiss.id, SAMOSIR
Komitmen guna menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba kini kembali ditegaskan melalui aksi nyata penanaman pohon di perbukitan Desa Partukko Naginjang, Kecamatan Harian, Samosir
Kegiatan yang diprakarsai oleh Yayasan Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Kapusin Provinsi Medan (KPKC OKPM) menyambut perayaan Tahun Yubileum Santo Fransiskus Assisi
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur penting, di antaranya Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H, Anggota Komisi XIII DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Samosir, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Samosir.
Turut hadir juga sejumlah tokoh Agama, aktivis lingkungan, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap selaku Ketua Satgas KPKC, juga ikut Pergerakan Penyelamatan Kawasan Danau Toba (PPDT), Bruder Sumitro Sihombing selaku Direktur JPIC, Pastor Guido Situmorang, serta Pastor Jupen Saragih bersama Dewan Paroki dan sekitar 70 warga setempat.
Rangkaian acara kegiatan yang diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sejumlah kata sambutan dengan menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai tanggung jawab bersama.
Melalui sambutannya, Pastor Guido Situmorang mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan. Ia menegaskan bahwa kerusakan hutan akan berdampak langsung pada ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem, sehingga penghijauan menjadi langkah nyata menjaga ciptaan Tuhan.
Hal sama disampaikan Anggota DPR RI Rapidin Simbolon menekankan pentingnya menjaga kawasan Danau Toba sebagai aset nasional yang strategis, yang juga menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk kepedulian pribadi terhadap lingkungan, bukan kepentingan politik.
Ketua Satgas KPKC, Pastor Walden Sitanggang, OFMCap, menambahkan bahwa program penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lahan kritis sekaligus komitmen berkelanjutan menjaga harmoni antara manusia dan alam.
Menutup rangkaian sambutan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program pelestarian lingkungan.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan keberlanjutan dari pohon-pohon yang telah ditanam, Sabtu (28/3/2026)
“Kami siap mendukung dan mengawal program penghijauan ini sebagai bagian dari upaya mencegah potensi bencana alam serta menjaga keberlangsungan hidup masyarakat,” tambahnya.
Sebagai simbol dimulainya aksi penghijauan, dilakukan penyerahan serta penanaman pohon secara bersama-sama oleh para tamu undangan.
Sebanyak 620 batang pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari 300 pohon kemenyan, 20 pohon beringin, 100 pohon mahoni, 150 pohon jengkol, dan 50 pohon durian. (RS/61)

