Sutrisno Pangaribuan Soroti Polemik Laporan terhadap Jusuf Kalla
MEDAN, BLINKISS – Polemik laporan dugaan penistaan agama yang menyeret nama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Sutrisno Pangaribuan menilai, persoalan tersebut perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026), Sutrisno menyebut laporan yang didasarkan pada potongan video ceramah sebaiknya dikaji secara menyeluruh, termasuk konteks pernyataan yang disampaikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan nama organisasi masyarakat (ormas), khususnya yang berkaitan dengan keagamaan, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
Menurutnya, penyelesaian persoalan melalui dialog terbuka menjadi langkah yang lebih baik guna menjaga suasana kondusif.
Ia mendorong agar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dapat mengambil peran dalam membangun komunikasi yang konstruktif.
Selain itu, Sutrisno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman.
“Indonesia adalah rumah bersama, sehingga perlu dijaga dengan sikap saling memahami,” ujarnya.
Ia berharap polemik yang berkembang dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. (Agung)

