Blackout Lumpuhkan Medan Lebih 24 Jam, Jusup Ginting Desak PLN Bertanggung Jawab dan Kompensasi Warga
MEDAN, BLINKISS – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda Kota Medan dan sejumlah wilayah di Sumatera Utara selama lebih dari 24 jam mendapat sorotan dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Jusup Ginting Suka, menilai blackout berkepanjangan tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan kerugian di berbagai sektor.
“Ini bukan gangguan biasa. Aktivitas masyarakat terganggu, pelaku usaha kesulitan, jaringan komunikasi bermasalah, dan kebutuhan rumah tangga warga ikut terdampak,” ujar Jusup, Sabtu (23/5/2026).
Ia meminta PLN segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait penyebab blackout dan proses pemulihan listrik di wilayah terdampak.
“Masyarakat membutuhkan kepastian dan informasi yang jelas. Jangan sampai warga terus menunggu tanpa kejelasan kapan kondisi benar-benar normal,” katanya.
Jusup juga menyoroti kegiatan ibadah masyarakat yang akan berlangsung pada Minggu besok. Menurutnya, kondisi listrik yang belum stabil dikhawatirkan mengganggu aktivitas rumah ibadah di Kota Medan.
“Kita berharap besok hari Minggu jangan sampai terganggu ibadah masyarakat,” ucapnya.
Ia mengatakan kondisi tersebut semakin menyulitkan karena sejumlah rumah ibadah juga mengalami kendala operasional genset akibat sulitnya mendapatkan solar.
“Apalagi beli solar susah untuk genset di rumah ibadah,” tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta PLN tidak menutup mata terhadap kerugian masyarakat akibat blackout yang berlangsung cukup lama. Menurutnya, pemberian kompensasi kepada pelanggan terdampak patut dipertimbangkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai masyarakat hanya diminta bersabar sementara kerugian warga terus bertambah akibat blackout berkepanjangan ini. PLN juga harus memperhatikan hak masyarakat sebagai pelanggan,” tegasnya.
Ia berharap PLN segera menormalkan pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

