21 Juni 2026

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

Bobby Nasution Tekankan Validitas Data Bantuan Pascabencana di Tapteng

BLINKISS, Tapteng – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya validitas data dalam penyaluran bantuan pascabencana saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Lubukampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (13/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bobby Nasution mendengar langsung keluhan sejumlah warga yang mengaku belum menerima bantuan jatah hidup (Jadup) maupun hunian sementara pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, Bobby memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menyiapkan anggaran bantuan dan berkomitmen menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Untuk bantuan itu anggarannya sudah ada. Kami dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) tinggal menunggu datanya. Jadi jangan dibilang kami nggak ngasi (menyalurkan). Makanya tanya ke Pak Camat,” ujar Bobby Nasution saat meninjau pembangunan tanggul Sungai Badiri.

Menurut Bobby, data yang valid menjadi syarat utama dalam proses penyaluran bantuan. Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota memiliki peran penting dalam memastikan keakuratan data warga terdampak bencana.

“Itu sudah disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri, bahwa soal bantuan perlu data yang valid. Dan itu datanya ada di kabupaten/kota, dimana ada beberapa daerah yang cepat menerima bantuan. Tetapi ada juga yang belum menerima. Kami dari provinsi (perannya) terus melakukan pendampingan, seperti di Tapteng termasuk yang paling sering kami dampingi,” tegasnya.

Bobby menjelaskan, pendataan korban bencana tidak hanya berdasarkan jumlah jiwa terdampak, tetapi juga harus memuat klasifikasi tingkat kerusakan rumah secara rinci, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

“Kalau ada yang bilang mereka layak mendapatkan bantuan (hunian), itu klasifikasinya kembali lagi ke pemerintah setempat, bagaimana mereka melihat itu. Misalnya ada yang rusak ringan dan tidak harus pindah, ada yang rusak berat dan sebagainya. Nah itu tergantung dari Kepala Desa, Camat dan Bupati, termasuk data keriguan mebeuler (perabotan rumah tangga),” jelas Bobby.

Ia juga meminta seluruh kepala desa, camat dan kepala daerah untuk lebih serius melakukan pembaruan serta verifikasi data masyarakat terdampak bencana agar bantuan dapat segera disalurkan tepat sasaran.

“Pesan saya untuk kepala desa, camat dan kepala daerah, sering-sering melototi (memeriksa) data masyarakat. Kalau bisa saat bangun tidur atau sebelum tidur. Dicek datanya, berapa yang belum dapat bantuan. Itu jadi menu harian dan alaram pagi, alarm tidur malamnya itu,” pungkasnya.

Usai melakukan peninjauan di Kecamatan Badiri, Gubernur Bobby Nasution melanjutkan kunjungan kerja ke Kecamatan Tukka untuk melihat perkembangan penanganan pascabencana di wilayah tersebut.

(Agung)

Facebook Comments Box
Translate »