21 Juni 2026

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

Pasca Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Bobby Pastikan Korban Ditangani dan Dipulangkan ke Daerah Asal

MEDAN, BLINKISS – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan seluruh korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mendapatkan penanganan maksimal, mulai dari proses identifikasi hingga pemulangan ke daerah asal masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Bobby saat mengunjungi Kantor PT ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (7/5/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan Direktur PT ALS, keluarga korban, perwakilan Organda, serta pihak Jasa Raharja untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Saat ini yang dibutuhkan keluarga adalah kesabaran. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hadir untuk memastikan seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, dapat ditangani dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Artinya, Pemprov Sumut siap membantu para korban, baik yang berasal dari Sumatera Utara maupun dari luar Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, sejak malam kejadian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulangan para korban.

Selain fokus pada penanganan korban, Bobby juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi umum. Ia menilai keberadaan manifest penumpang menjadi hal penting untuk memudahkan proses identifikasi dan penanganan apabila terjadi musibah.

“Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik perusahaan otobus maupun pemerintah daerah. Manifest penumpang sangat penting untuk memudahkan identifikasi korban dan penanganan saat terjadi musibah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyempatkan diri menaiki salah satu bus ALS tujuan Medan–Yogyakarta. Ia berbincang langsung dengan sopir dan penumpang serta mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Sementara itu, Direktur PT ALS, Chandra Lubis, menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Ia mengatakan pihak perusahaan telah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.

“Saat ini perwakilan ALS di Sumsel sudah turun ke lapangan dan juga memberikan bantuan berupa akomodasi bagi keluarga korban yang ingin menuju Sumsel,” ujarnya.

Chandra menjelaskan, berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang. Sementara sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Sumatera Selatan.

Ia menambahkan, informasi awal menunjukkan kondisi jalan yang kurang baik diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan hingga bus berpindah jalur dan bertabrakan dengan truk tangki minyak.

PT ALS, lanjut Chandra, berkomitmen bertanggung jawab terhadap para korban dan keluarga yang terdampak, termasuk memastikan pemberian santunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara, Nasjwin Andi Nurdin, memastikan seluruh penumpang yang menjadi korban kecelakaan mendapatkan jaminan santunan. Namun proses pendataan masih berlangsung karena sebagian korban mengalami luka bakar sehingga memerlukan identifikasi lebih lanjut.

“Seluruh penumpang dijamin Jasa Raharja. Namun kami masih menunggu proses identifikasi karena kondisi korban terbakar sehingga membutuhkan waktu,” katanya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Organda Sumut Haposan Sialagan, jajaran direksi PT ALS, serta sejumlah keluarga korban yang hadir untuk mendapatkan informasi perkembangan penanganan pascakecelakaan.(Agung)

Facebook Comments Box
Translate »