Bobby Nasution: Cegah Bencana Tak Cukup dengan Fisik, Syiar Agama Jadi Ikhtiar Spiritual

  • Bagikan

BLINKISS.ID, Medan – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menilai upaya pencegahan bencana tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan pendekatan ilmu pengetahuan. Menurutnya, penguatan spiritual melalui syiar agama juga menjadi bagian dari ikhtiar dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Hal itu disampaikan Bobby saat melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumatera Utara periode 2026-2030 serta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Sumut Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Bobby mengatakan, kondisi Sumatera Utara yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi menjadi pengingat agar seluruh pihak terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik melalui langkah nyata maupun pendekatan keagamaan.

Ia mengusulkan agar kegiatan pengajian besar tingkat provinsi dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan digelar secara bergilir di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.

“Kalau bisa sebulan sekali kita buat pengajian besar skala provinsi dan kita keliling ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Ini bagian dari syiar Al-Qur’an sekaligus ikhtiar kita memohon perlindungan kepada Allah SWT,” ujar Bobby.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sebagai bentuk pembinaan umat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

Bobby juga meminta pengurus LPTQ Sumut menyusun program pengajian rutin tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung kegiatan yang bertujuan memperkuat syiar agama dan pembinaan umat.

“Untuk kegiatan yang memperkuat syiar agama dan pembinaan umat, kami siap mendukung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bobby mengingatkan agar LPTQ tidak hanya dipandang sebagai lembaga yang aktif ketika pelaksanaan MTQ berlangsung. Menurutnya, LPTQ harus terus melakukan pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan sepanjang tahun.

“LPTQ bukan lembaga yang kerjanya satu atau dua tahun sekali saat MTQ. LPTQ harus terus bergerak dan berkesinambungan untuk memperkuat syiar Al-Qur’an di Sumatera Utara,” tegasnya.

Bobby berharap pelaksanaan MTQ ke-40 Sumut Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat Sumatera Utara.

Facebook Comments Box
  • Bagikan