Bupati Samosir Serahkan 271 Bantuan BSPS dan RTLH
Blinkiss.id, SAMOSIR
Bupati Vandiko T. Gultom serahkan 271 bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada para penerima manfaat di Aula Kantor Bupati Samosir.
Bantuan yang berasal dari pola sinergitas anggaran antara Pemkab Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Pemerintah Pusat, Senin (14/12/2025).
Ada sebanyak 200 unit BSPS berasal dari Kementerian PKP dengan nilai Rp20 juta per unit, 40 unit RTLH dari Dinas PKP Pemprovsu dengan nilai Rp30 juta per unit, serta 31 unit BSPS dari Pemkab Samosir sebesar Rp25 juta per unit.
Bupati menyampaikan bahwa program BSPS merupakan hasil kolaborasi kuat antara Pemkab Pemorovsu dan pusat. “Skema pembiayaan bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, dan APBN Pemerintah Pusat. Inilah yang selalu saya tekankan, bahwa pembangunan di Samosir mengedepankan sinergitas penganggaran.
Tidak hanya bergantung pada APBD Kabupaten, tetapi juga berkolaborasi dengan provinsi dan pusat agar pembangunan dapat berlangsung lebih cepat,” ungkapnya.
Untuk itu, Vandiko meminta agar menggunakan bantuan sebaik-baiknya membangun rumah layak huni. “Bantuan ini bersifat stimulan memerlukan swadaya dari penerima. Jangan sampai tidak dibangun,” tegasnya.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP dan Pemprovsu yang responsif terhadap usulan Pemkab Samosir. “Terima kasih kepada Menteri PKP, beberapa waktu lalu saya mengajukan proposal BSPS dan langsung diakomodir. Begitu juga dengan Gubernur Sumut,” tuturnya
Sementara itu, Kasubag Umum dan Tata Usaha Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II, Marlina Irene Hutagalung, menyampaikan bahwa program BSPS merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. “Melalui bantuan ini, pemerintah tidak hanya memberikan stimulan, tetapi juga mendorong semangat gotong royong, kemandirian, dan swadaya masyarakat dalam memperbaiki rumahnya.”
Ia berharap bantuan ini menjadi langkah awal bagi penerima manfaat untuk melaksanakan pembangunan rumah. “Buku ini adalah simbol kepercayaan dan tanggung jawab. Laksanakan dengan baik dan tepat sasaran agar program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat Samosir,” tutupnya. (RS/15)

