KPPU Minta Menteri Pertanian RI Lakukan Perbaikan Usaha Peternakan Ayam

  • Bagikan

<p>Blinkiss&period;id&comma; Jakarta<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha &lpar;KPPU&rpar;&comma; Prof M&period; Afif Hasbullah menyampaikan surat saran dan pertimbangan kepada Menteri Pertanian &lpar;Mentan&rpar; RI pada tanggal 30 November 2023 untuk berbagai perbaikan dalam kebijakan terkait usaha peternakan perunggasan ayam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal tersebut mengemuka setelah KPPU melakukan evaluasi kebijakan pemerintah terhadap usaha peternakan perunggasan ayam guna menindaklanjuti berbagai masukan dan informasi dari masyarakat&period; Evaluasi dilakukan atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32&sol;PERMENTAN&sol;PK&period;230&sol;9&sol;2017 Tahun 2017 tentang Penyediaan&comma; Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi&comma; khususnya atas Surat Edaran afkir dini dan cutting hatching egg yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaksanaan evaluasi berdasarkan melalui keterangan tertulisnya&comma; Rabu &lpar;6&sol;12&sol;23023&rpar;&comma; KPPU menyimpulkan bahwa kesepakatan afkir dini dan cutting telur tetas fertil &lpar;cutting hatching egg&rpar; serta cross monitoring selama ini tidak efektif&period; Surat edaran tersebut juga tidak mengatasi masalah disparitas harga jual live bird peternak dengan harga beli &lpar;karkas&rpar; konsumen&comma; yang terindikasi kuat diatur oleh broker&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; KPPU juga menilai bahwa berbagai inovasi dan bio-teknologi perunggasan dunia terus berkembang yang menciptakan progresi bibit ayam ras yang lebih produktif dengan tingkat mortalitas yang menurun&comma; sehingga mempersulit pengaturan keseimbangan supply dan demand pasokan ayam ras pedaging dan ayam ras petelur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kebijakan surat edaran yang telah dua tahun diimplementasikan tersebut&comma; juga tidak efektif dalam mengatasi usaha peternakan ayam mandiri yang bangkrut dan berhenti berusaha&period; Sementara Kementerian Pertanian tidak dapat menjangkau masalah pembinaan manajerial usaha kecil menengah dan penyelamatan industri yang berada di instansi lain&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; KPPU juga menyimpulkan bahwa kelebihan supply daging ayam dan telur konsumsi dapat digunakan untuk mengatasi stunting atau gizi buruk di masyarakat&period; Jadi KPPU berharap ada program sosial Pemerintah untuk membeli daging ayam dan telur konsumsi dari peternak mandiri untuk dibagikan kepada masyarakat menengah ke bawah&comma; sehingga dapat berkontribusi dalam mengatasi stunting dan mengejar target konsumsi perkapita protein hewani&comma; sekaligus menyelamatkan usaha peternakan mandiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Memperhatikan berbagai temuan dalam evaluasi kebijakan tersebut&comma; KPPU menyampaikan beberapa rekomendasi kepada Pemerintah&period; Utamanya KPPU menyarankan agar Kementerian Pertanian fokus dalam membuka kesempatan yang luas kepada investor usaha pakan dan sarana produksi peternakan &lpar;Sapronak&rpar; guna memecah konsentrasi pasar di sektor itu&period; &lpar;JB Rumapea&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;kppu-minta-menteri-pertanian-ri-lakukan-perbaikan-usaha-peternakan-ayam&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version