Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; JAKARTA<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Rumah tinggal masih menjadi jenis proyek yang paling banyak dikerjakan di Indonesia&period; Di DKI Jakarta&comma; misalnya&comma; pembangunan rumah tinggal yang mendominasi hampir 76 persen dari seluruh aktivitas konstruksi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di balik tingginya pembangunan tersebut&comma; kesalahan koordinasi&comma; perubahan desain&comma; maupun pekerjaan ulang &lpar;rework&rpar; menjadi tantangan yang dapat memperpanjang durasi pembangunan sekaligus meningkatkan biaya proyek&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menjawab urgensi tersebut&comma; mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertamina &lpar;UPER&rpar; yang tergabung dalam Tim Crystal sukses menggagas terobosan baru di bidang teknologi konstruksi&period; Tim yang beranggotakan Dimas Agim Jamiat&comma; Fikri Andika Ramadani&comma; dan Fasha Al Ihsan ini merancang sebuah metode pelaksanaan konstruksi mutakhir berbasis Augmented Reality &lpar;AR&rpar; yang terintegrasi secara cerdas dengan Building Information Modeling &lpar;BIM&rpar; 5D&comma; Selasa &lpar;30&sol;6&sol;2026&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Berkat inovasi tersebut&comma; Tim Crystal berhasil menyabet gelar juara pertama sekaligus menyisihkan 78 tim peserta lainnya dalam ajang bergengsi tingkat nasional&comma; Civil National Expo &lpar;CNE&rpar; tahun 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">BIM 5D memungkinkan seluruh informasi penting proyek&comma; mulai dari desain bangunan&comma; kebutuhan material&comma; jadwal pekerjaan&comma; hingga estimasi biaya&comma; terintegrasi dalam satu model digital&period; Informasi tersebut kemudian divisualisasikan menggunakan teknologi Augmented Reality &lpar;AR&rpar; sehingga pekerja dapat melihat dan memverifikasi rancangan bangunan secara langsung di lokasi proyek sebelum konstruksi dimulai&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Teknologi ini membantu memastikan pekerjaan di lapangan tetap sesuai dengan desain sejak awal sehingga risiko kesalahan dan pekerjaan ulang dapat ditekan&comma;&&num;8221&semi; papar Dimas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penerapan metode tersebut kemudian diuji melalui simulasi pembangunan rumah tinggal tiga lantai&period; Melalui visualisasi AR&comma; pekerja dapat melihat secara presisi posisi jalur pipa&comma; dinding&comma; hingga elemen struktur sebelum proses pengecoran dilakukan&period; Dengan demikian&comma; potensi rework dapat diminimalkan sehingga pelaksanaan proyek menjadi lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Untuk optimalisasi pembangunan tersebut&comma; kami menggunakan perangkat lunak Revit dan Navisworks kemudian melakukan sentralisasi data dalam satu perangkat lunak BIM&comma; proses integrasi penentuan volume pekerjaan&comma; penyusunan jadwal&comma; dan estimasi biaya dilakukan secara lebih efisien dan terkoordinasi&comma;” tambah Dimas&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui simulasi pembangunan rumah tinggal tiga lantai sebagai studi kasus&comma; Tim Crystal menunjukkan bahwa metode yang mereka kembangkan berpotensi meningkatkan efisiensi proyek&period; Pada simulasi dengan nilai proyek sebesar Rp5 miliar tersebut&comma; teknologi ini diproyeksikan mampu menghemat biaya hingga sekitar 11 persen atau setara Rp588 juta&comma; serta memangkas estimasi waktu penyelesaian proyek selama 41 hari dibandingkan target awal&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dosen Teknik Sipil Universitas Pertamina sekaligus pembimbing Tim Crystal&comma; Dr&period; Vani Arliani&comma; S&period;T&period;&comma; M&period;T&period;&comma; mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penerapan metode Project-Based Learning &lpar;PBL&rpar; yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan solusi atas permasalahan nyata di industri konstruksi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Kami memfasilitasi mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori di kelas&comma; tetapi juga mengembangkan solusi yang dapat menjawab kebutuhan industri&period; Melalui pendekatan berbasis proyek&comma; mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi teknologi konstruksi terkini sehingga mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif&comma; efisien&comma; dan relevan dengan perkembangan dunia konstruksi&comma;&&num;8221&semi; jelas Dr&period; Vani&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menanggapi prestasi tersebut&comma; Pjs&period; Rektor Universitas Pertamina&comma; Prof&period; Dr&period; tech&period; Djoko Triyono&comma; M&period;Si&period;&comma; menegaskan bahwa Universitas Pertamina &lpar;UPER&rpar; terus memperkuat pembelajaran berbasis teknologi guna menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan industri&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Transformasi digital telah mengubah berbagai sektor&comma; termasuk industri konstruksi&period; Karena itu&comma; kami akan terus mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis&comma; tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri&comma;&&num;8221&semi; tutupnya&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;mahasiswa-uper-hadirkan-teknologi-konstruksi-berbasis-augmented-reality&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version