Polres Samosir Sinergi Lintas Instansi Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026
Blinkiss.id, SAMOSIR
Polres Samosir menggelar Apel Pasukan sebagai Kesiapan Akhir Operasi Keselamatan Toba 2026.
Kegiatan diawali pukul 07.00 WIB di Lapangan Mako Polres Samosir yang dipimpin oleh Wakapolres, Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T, S.I.K.
Apel gelar diikuti personel gabungan dari Polres, TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor mendukung kelancaran Operasi Keselamatan Toba 2026.
Sebagai Pimpinan Apel yakni Wakapolres, Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T., S.I.K., Perwira Apel Kasat Lantas, serta Komandan Apel oleh Kanit Regident Sat Lantas.
Sejumlah pejabat dari instansi terkait turut hadir, antara lain mewakili Dandim 0210/TU yakni Danramil 03 Pangururan Kapten Kav Edianto Simangunsong, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Samosir, Kabid Trantib Satpol PP, Kalaksa BPBD, serta Kabid Dikpora.
Peserta apel terdiri dari satu pleton PJU Polres Samosir, perwakilan penyematan pita tanda operasi, satu pleton personel Koramil, Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan staf dan Polsek, gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim, Satpol PP, serta satu pleton Dishub Samosir, Senin (2/2/2026)
Rangkaian apel diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Pimpinan Apel, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat, doa, hingga laporan akhir Komandan Apel dan foto bersama.
Melalui amanatnya, Wakapolres Samosir membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polda Sumut juga jajaran serta instansi terkait atas partisipasi dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026.
Kapolda menekankan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan kebutuhan mutlak masyarakat. Namun, tingkat kepatuhan berlalu lintas masih memerlukan perhatian serius, terlebih menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah 2026.
Lewat amanat tersebut juga disampaikan bahwa penyelenggaraan keselamatan jalan harus dilaksanakan secara terpadu melalui lima pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK), yakni manajemen keselamatan jalan, keselamatan, kendaraan, perilaku pengguna jalan, serta penanganan korban pasca kecelakaan.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Sumut, kinerja penegakan hukum lalu lintas 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah pelanggaran lalu lintas menurun signifikan dibandingkan tahun 2024, termasuk penurunan pelanggaran tilang sebesar 46,2 persen.
Angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan, termasuk korban meninggal dunia yang turun sebesar 10,4 persen.
Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan sasaran pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta aktivitas masyarakat berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kapolda Sumut juga menekankan agar seluruh personel mengedepankan kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme dengan mengutamakan sikap 3S (senyum, sapa, salam), serta menghindari segala bentuk pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan tugas. (RS/61)

