Sumut Inflasi 4,79 Persen, Dipicu Harga Cabai, Emas dan Bahan Bakar Minyak (BBM)

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Blinkiss&period;id&comma; MEDAN<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Berdasarkan data Badan Pusat Statistik &lpar;BPS&rpar; Provinsi Sumatera Utara &lpar;Provsu&rpar; mencatat inflasi tahunan &lpar;year-on-year&sol;y-on-y&rpar; pada bulan Juni 2026 mencapai 4&comma;79 persen&period; Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1&comma;25 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan Kepala BPS Sumut&comma; Asim Saputra di kantornya&comma; Kamis &lpar;2&sol;7&sol;2026&rpar; bahwa inflasi terjadi seiring meningkatnya harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat sepanjang bulan Juni 2026&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Pada Juni 2026&comma; inflasi year-on-year Sumatera Utara tercatat sebesar 4&comma;79 persen dengan Indeks Harga Konsumen &lpar;IHK&rpar; naik dari 108&comma;08 pada Juni 2025 menjadi 113&comma;26 pada Juni 2026&period; Sementara inflasi bulanan atau month-to-month sebesar 0&comma;23 persen dan inflasi tahun kalender sebesar 0&comma;90 persen&comma;&&num;8221&semi; papar Asim&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; kenaikan harga terjadi hampir di seluruh kelompok pengeluaran antara lain Kelompok makanan&comma; minuman dan tembakau sebagai penyumbang terbesar inflasi mencapai 7&comma;57 persen&period; Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9&comma;55 persen&comma; transportasi 4&comma;75 persen&comma; pendidikan 3&comma;45 persen&comma; serta penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 3&comma;59 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dijelaskan Asim lagi&comma; sejumlah komoditas strategis menjadi pendorong utama inflasi tahunan di Sumatera Utara&period; Emas perhiasan memberikan andil terbesar sebesar 0&comma;53 persen&comma; diikuti cabai merah 0&comma;41 persen&comma; bensin 0&comma;18 persen&comma; beras dan cabai rawit masing-masing 0&comma;17 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain itu&comma; kenaikan harga ikan tongkol&comma; tomat&comma; minyak goreng&comma; angkutan udara&comma; ikan dencis&comma; ikan kembung&comma; biaya pendidikan perguruan tinggi&comma; daging ayam ras&comma; telepon seluler hingga telur ayam ras turut menyumbang tekanan inflasi selama periode tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Kelompok makanan&comma; minuman dan tembakau memberikan andil inflasi terbesar yakni 2&comma;70 persen terhadap inflasi tahunan Provinsi Sumatera Utara&period; Ini menunjukkan pergerakan harga pangan masih menjadi faktor dominan dalam pembentukan inflasi daerah&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Untuk inflasi bulanan Juni 2026 sebesar 0&comma;23 persen&comma; BPS mencatat kenaikan harga bensin menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0&comma;14 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selanjutnya bawang putih dan tarif angkutan udara masing-masing menyumbang 0&comma;08 persen&comma; disusul cabai merah dan cabai rawit sebesar 0&comma;05 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Di sisi lain&comma; sejumlah komoditas menahan laju inflasi bulanan&period; Penurunan harga tomat menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil 0&comma;17 persen&comma; diikuti daging ayam ras sebesar 0&comma;07 persen serta sawi hijau juga brokoli masing-masing 0&comma;03 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">BPS juga mencatat seluruh daerah penghitung inflasi di Sumatera Utara mengalami inflasi tahunan pada Juni 2026&period; Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 6&comma;25 persen dengan IHK 115&comma;71&period; Sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Karo sebesar 4&comma;46 persen dengan IHK 112&period;84&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Asim menambahkan&comma; dibandingkan dua tahun sebelumnya&comma; tingkat inflasi tahunan Juni 2026 menunjukkan tren yang lebih tinggi&period; Pada Juni 2024 inflasi y-on-y Sumatera Utara tercatat 3&comma;35 persen&comma; sedangkan Juni 2025 sebesar 1&comma;25 persen&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama&comma; terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan distribusi komoditas pangan agar tekanan inflasi dapat tetap terkendali pada bulan-bulan mendatang&comma;&&num;8221&semi; tutupnya&period; &lpar;JBR&sol;66&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;sumut-inflasi-479-persen-dipicu-harga-cabai-emas-dan-bahan-bakar-minyak-bbm&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version