PLN UID Sumatera Utara Resmikan DRC dan HSSE Control Center, Percepat Pemulihan Gangguan

PLN UID Sumatera Utara Resmikan DRC dan HSSE Control Center, Percepat Pemulihan Gangguan

Blinkiss.id, MEDAN

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan melalui pemanfaatan teknologi digital dengan meresmikan Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center, Rabu (1/4/2026)

Kehadiran dua fasilitas ini menjadi langkah strategis PLN dalam meningkatkan kecepatan penanganan gangguan sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional.

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, pada Sabtu (28/3) kemarin.

DRC yang dikelola oleh UP2D Sumatera Utara berfungsi sebagai pusat kendali pemulihan sistem kelistrikan secara cepat dan terintegrasi. Melalui sistem ini, PLN dapat melakukan pemantauan gangguan secara real-time, analisis kondisi jaringan, serta pengendalian proses pemulihan secara terpusat, sehingga waktu recovery dapat ditekan secara signifikan, baik akibat gangguan teknis maupun bencana alam.

Kehadiran DRC juga memperkuat resiliensi sistem distribusi PLN di Sumatera Utara yang memiliki tantangan geografis dan potensi cuaca ekstrem, sehingga layanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan optimal.

Sementara itu, HSSE Control Center menjadi inovasi dalam penguatan budaya keselamatan kerja di PLN. Fasilitas ini memungkinkan pemantauan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan melalui sistem terintegrasi, termasuk kondisi lingkungan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dengan demikian, potensi risiko dapat teridentifikasi lebih dini dan tindakan mitigasi dapat segera dilakukan.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci dalam menjawab tantangan operasional kelistrikan yang semakin kompleks.

“Transformasi PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga memastikan seluruh personel dapat bekerja dengan aman. Kehadiran DRC dan HSSE Control Center ini menjadi bagian dari upaya kami membangun sistem kelistrikan yang tangguh, responsif, berkelanjutan,” pungkas Arsyadany.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menambahkan bahwa implementasi kedua fasilitas ini merupakan bagian upaya mencapai operational excellence yang berkelanjutan.

“DRC dan HSSE Control Center merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang cepat, andal, dengan mengedepankan keselamatan. Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan dan keamanan petugas di lapangan,” tutur Mundhakir.

Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arah transformasi PLN dalam mendukung transisi energi nasional.

“Dalam konteks transisi energi, sistem kelistrikan harus semakin adaptif dan andal. Oleh karena itu, penguatan digitalisasi melalui DRC serta peningkatan safety culture melalui HSSE Control Center menjadi fondasi penting agar PLN mampu menghadirkan listrik yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dengan hadirnya DRC dan HSSE Control Center, PLN UID Sumatera Utara optimistis dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan. Hal ini sekaligus menegaskan peran PLN sebagai motor penggerak transformasi energi nasional yang mengedepankan keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan. (JBR/66)

Facebook Comments Box

Agung

Translate »