H3RO Esports 6.0 Tuntas,Tri Cetak Ribuan Talenta Gamer Menuju Kancah Profesional
Blinkiss.id, JAKARTA
Turnamen H3RO Esports 6.0 sukses menutup rangkaian kompetisinya dengan melahirkan ribuan bibit baru atlet esports Indonesia.
Program yang digagas Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri ini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu ekosistem pembinaan gamer muda terbesar di Tanah Air.
Selama kurun waktu enam tahun penyelenggaraan, H3RO Esports telah melibatkan lebih dari 42 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada edisi terbaru bertajuk “From Zero to H3RO – Rise of Rookies”, sebanyak 2.786 pemain rookie mengikuti proses seleksi ketat untuk mendapatkan kesempatan menembus level profesional.
Para peserta menjalani tahapan seleksi berlapis mulai dari H3RO Rookie Tournament, tes kognitif, durability test, hingga in-game assessment bersama tim profesional seperti RRQ dan HFX. Dari ribuan peserta tersebut, hanya 20 pemain terbaik yang berhasil melaju ke tahap akhir sebelum dipilih tiga rookie terbaik dari setiap tim profesional.
Juara Tri H3RO Esports 5.0 Mewakili Indonesia di World Esports Championship 2024
Menariknya, proses penilaian kali ini juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan melalui CoachGPT berbasis ChatGPT sebagai referensi tambahan bagi pelatih dalam menilai performa pemain secara objektif dan berbasis data, Rabu (20/5/2026)
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, H3RO Esports juga disebut berhasil melahirkan sejumlah talenta yang bersinar di level dunia. Beberapa tim esports Indonesia bahkan sukses mengharumkan nama bangsa di ajang IESF World Esports Championship.
Tim EVOS berhasil meraih medali emas pada nomor Mobile Legends: Bang Bang di 14th IESF World Esports Championship. Sementara Bigetron membawa pulang medali perak pada edisi ke-15, dan ONIC meraih medali perunggu di edisi ke-16.
Adapun tim Kuda Terbang sukses menembus lima besar dunia untuk kategori PUBG Mobile.
Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra mengatakan, antusiasme generasi muda terhadap dunia esports terus meningkat dari tahun ke tahun.
“H3RO kini bukan hanya sekadar turnamen, tetapi telah berkembang menjadi ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain dari level rookie hingga siap bersaing di panggung nasional dan internasional,” ungkapnya.
Kesuksesan H3RO Esports juga didukung kolaborasi berbagai pihak, mulai dari PBESI, AVGI, platform Garudaku, hingga media partner seperti Vidio dan TikTok.
Secara keseluruhan, rangkaian H3RO Esports telah ditonton lebih dari 165 juta kali dan beberapa kali masuk jajaran trending YouTube. Sementara puncak acara H3RO Esports 6.0 yang berlangsung pada Januari hingga Februari 2026 berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton.
Selain kompetisi, para rookie terpilih juga mendapatkan pelatihan intensif melalui program H3RO Masterclass di gaming house tim profesional.
Mereka memperoleh pembinaan teknis hingga pendampingan psikolog untuk membantu beradaptasi dengan tekanan dunia esports profesional.
Melalui program ini, Tri menegaskan komitmennya dalam membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan berkarier di industri esports yang terus tumbuh pesat. (JBR/66)

