Ibadah Penguatan Moral WBP “Bangkit Menjadi Pribadi yang Lebih Baik” di Lapas Pemuda kelas’ lll Langkat
Langkat_Blinkiss.id
Dalam rangka pembinaan kepribadian dan penguatan moral bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dilaksanakan kegiatan Ibadah Penguatan Moral dengan tema “Bangkit Menjadi Pribadi yang Lebih Baik”.
Kegiatan rohani ini dilayani oleh tim dari Gereja tNCC Malaysia dan Yayasan Cinta Sejati Medan yang hadir langsung untuk memberikan penguatan iman serta motivasi kepada para WBP.
Pelayan Ibadah
Ibadah dilayani oleh tim gabungan dari dua lembaga, yaitu:
- Gereja tNCC Malaysia: Ps. Klnt, Ps. Eussofe, Ps. Alex, Clayton, Ben, dan Kong.
- Yayasan Cinta Sejati Medan: Pdt. Supit, Maya, Kei, Charlie, Zipora, Lorensia, Salmon, dan Berliana.
Kehadiran para hamba Tuhan dan tim pelayanan ini disambut antusias oleh ratusan WBP yang mengikuti ibadah dengan khidmat dan penuh sukacita.
Pesan Khotbah: Tidak Ada Kata Terlambat untuk Bertobat
Dalam khotbahnya, pastor menyampaikan pesan pengharapan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan yang hadir. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Tidak ada kata terlambat untuk bertobat. Yesus datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa untuk kembali kepada-Nya dan bertobat,” ujar pastor di hadapan para WBP.
Pesan tersebut menjadi peneguhan bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan. Setiap WBP diajak untuk memanfaatkan waktu pembinaan di dalam lapas sebagai momentum untuk introspeksi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ibadah ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi WBP. Selain pembinaan kemandirian, aspek kerohanian menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter WBP agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan bermanfaat.
Melalui penguatan moral dan spiritual, diharapkan WBP dapat bangkit dari keterpurukan, meninggalkan perilaku lama, dan memiliki tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Dukungan Penuh dari Petugas Lapas
Pihak lapas memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan kerohanian ini. Sinergi dengan lembaga keagamaan dan yayasan sosial dinilai sangat membantu proses pembinaan WBP secara menyeluruh.
Ibadah ditutup dengan doa bersama dan puji-pujian. Wajah-wajah WBP tampak bersukacita dan termotivasi untuk terus berbenah diri. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan.

